Ini Dia Tiga Eks Pemain PSM Makassar Perkuat Media FC

Manager Media FC, H Syamsul Latanro,

Terkini.id,Parepare – Setelah berhasil mendatangkan dua eks pemain PSM Makassar yaitu Syamsul Haeruddin dan Iqbal Samad, Media FC juga mendatangkan gelandang Juku Eja ini, Qifly Tamara.

Ketiganya akan berlaga pada Turnamen Wali Kota Cup 2019 yang akan digelar di Stadion Gelora Mandiri, Kota Parepare, pertengahan September 2019 mendatang.

“Kita mau ketiganya menggelar reuni di Media FC dan bisa menorehkan prestasi untuk tim ini,”kata Manager Media FC, H Syamsul Latanro, Sabtu 7 September 2019.

Pengusaha Pelayaran ini pun mengaku masih berambisi untuk mendatangkan dua pemain lagi untuk menambah kekuatan tim yang diperkuat sejumlah Jurnalis di Kota Parepare tersebut, namun hal itu terkendala regulasi.

“Sayangnya kita terkendala regulasi karena panitia hanya memperbolehkan 3 pemain luar bisa dimainkan saat pertandingan,”sebutnya.

Ketiga pemain ini akan bergabung dengan Media FC saat pertandingan perdana Club berjuluk The Journalist ini berlangsung.

Di Media FC, Syamsul Haeruddin akan mengenakan nomor punggung 8 , Iqbal Samad mengenakan nomor punggung 19 dan Qifly Tamara akan mengenakan nomor punggung 27 sesuai dengan nomor punggung mereka saaat memperkuat tim Juku Eja.

Sejak di tangani HSL, Media FC telah menorehkan prestasi sebagai Runner up media cup 2018 dalam laga final dikandaskan RSUD Andi Makkasau melalui drama adu penalti.

Komentar

Rekomendasi

Berita Lainnya

Sadio Mane Rajin Baca Alquran untuk Almarhum Ayahnya

Begini Cara DLH Parepare Sikapi Aduan Warga

TP Bersama Forkopimda Parepare Pantau Pengalihan Arus di Perbatasan

THR dan Gaji 13 Tengah Dikaji di Tengah Pandemi Corona, Berikut Tanggapan Taufan Pawe

RSUD Andi Makkasau Parepare Ditunjuk Laksanakan TCM Covid-19, Hanya Tiga di Sulsel

Pemkot Parepare Bakal Lakukan Penambahan Box Disinfektan di Pasar Lakessi

Wali Kota Taufan Anggap Pasar Butuh Perhatian Lebih Cegah Corona

Walikota Taufan Pawe dan Forkompinda Berbagi Masker di Pasar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar