Ini Pesan Wagub Sulsel di Seminar Internasional Komunikasi Islam

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan

Terkini.id, Makassar – Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (Himaprodi KPI) menggelar Seminar Internasional Komunikasi Islam di Balai Sidang Muktamar Universitas Muhammadiyah Makassar, jalan Sultan Alauddin nomor 259.

Seminar dengan tema “Komunikasi Islam di Dunia Global” itu menghadirkan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman sebagai keynote speaker.

Dalam pidatonya, Andi Sudirman Sulaiman sedikit banyak bercerita komunikasi dalam perspektif Islam.

“Yang pertama adalah trust (kepercayaan), kejujuran,” ujarnya, Selasa, 17 September 2019.

Menurutnya, kejujuran harus terealisasi dalam segala aspek kehidupan; Jujur dalam hati dan tindakan. Bahkan Ia sempat menyebutkan beberapa falsafah Bugis-Makassar yang memiliki korelasi dengan nilai komunikasi Islam.

​”Karena kebohongan itu meskipun bercanda akan berkelanjutan dan menjadi kebiasaan. Padahal kita ketahui bahwa bohong itu dilarang oleh Allah SWT. Juga tidak boleh kita hanya jujur saja di mulut tapi di hati tidak, dan kita tidak boleh memberikan contoh tapi cobalah menjadi contoh,” tandasnya.

Baca juga:

Baginya, kebenaran harus disampaikan bagaimanapun konsekuensinya.

“Katakanlah yang benar walaupun itu pahit,” kata Wagub Sulsel, mengutip pepatah Arab.

Komentar

Rekomendasi

DPC PKB Kabupaten Bone Minta Pemda Perhatikan Pendidikan Pondok Pesantren Ditengah Wacana New Normal

Peduli Masyarakat Kecil Terdampak Pandemi Covid-19, Lembaga Metamorfosis Bersama Tump Clothing Bagikan Sembako dan Masker.

Mangatas Tambunan, Capai Angka 203 Jenasah Terduga Covid-19 Ini Warning

BBKSDA Sulsel Gelar Webinar Meretas Jalan Satwa Liar Kembali ke Alam Dimasa Pandemi

Cek Fakta, Sempat Viral di Medsos Ini Akhirnya

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar