Masuk

Ini Tips Keuangan agar Tak Boros di Rumah Aja jika PPKM Darurat Diperpanjang

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Ini Tips Keuangan agar Tak Boros di Rumah Aja jika PPKM Darurat Diperpanjang. Terkait wacana Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat yang dikabarkan bakal diperpanjang bila pandemi virus corona tak terkendali, membuat banyak masyarakat yang sudah ancang-ancang mengelola keuangannya dengan baik. Pasalnya, jika kebijakan itu diterapkan guna mereduksi Covid-19, pastinya masyarakat akan kembali #dirumahaja.

Irit, pasti hemat iya! Namun, bagaimana memulainya tentu tidak semudah membalik telapak tangan. Apalagi, tidak semua orang terbiasa dengan pengetatan yang juga bikin perut harus dililit demi penghematan.

Sejatinya, selama PPKM Darurat berlangsung dan kita #dirumahaja, tentu bakal membengkakkan kebutuhan rumah tangga. Sama halnya masa PSBB dulu, Anda wajib mengatur keuangan di masa pandemi corona ini. Sebab di situasi ini banyak terjadi penurunan ketahanan fisik dan mental.

Baca Juga: China Melaporkan Rekor Harian Baru Kasus COVID, Pembatasan Diperketat di Seluruh Negara

Seperti dilansir dari wolipop, Kamis 15 Juli 2021, perencana keuangan dan financial content creator @uang_kita, Bareyn Mochaddin di Jakarta, membeberkan beberapa tips guna mengelola keuangan saat PPKM Darurat:

Susun Penyesuaian Budget

Karena ada rutinitas yang berubah, maka ada pengeluaran yang biasanya dikeluarkan jadi tidak perlu dikeluarkan. Sehingga, menurut Bayern semestinya ada budget yang bisa disesuaikan.

Baca Juga: Beijing Melihat Rekor Kasus COVID-19 Saat Wabah China Meningkat

Contoh, selama PPKM Anda tidak ke kantor, artinya budget transportasi ke kantor, entah itu untuk bensin, parkir, ongkos taksi, transjakarta, KRL, dan lain-lain tidak terpakai. Budget tersebut bisa dialihkan untuk membayar listrik.

Atau seperti contoh lain, selama PPKM Anda tidak makan siang di kantor. Nah, budget yang awalnya untuk makan siang di kantor ini bisa untuk menutupi biaya konsumsi rumah tangga yang meningkat.

Masak Sendiri dan Susun Rencana Masak

Tips keuangan di masa pandemi dan PPKM Darurat agar tidak boros, Anda bisa memasak sendiri di rumah. Khususnya untuk yang sudah berkeluarga dan ada dapur yang layak di rumah. Bayern mengatakan, masak sendiri jauh lebih hemat ketimbang membeli masakan yang sudah matang dari restoran.

Baca Juga: Beberapa Sekolah di Wilayah Beijing Ditutup Karena Kasus COVID-19 Meningkat

Selain itu buat rencana masak. Pasalnya, dengan adanya jadwal masak ini akan membuat seseorang tahu apa yang harus dibeli. Dengan tahu apa yang akan dibeli, Anda menjadi tidak impulsif ketika membeli bahan makanan. Apalagi, juga bisa memilih bahan makanan yang lebih sehat dan murah.

Matikan Peralatan Listrik yang Tak Terpakai

Kenati terdengar sepele, namun mematikan alat-alat listrik yang tidak terpakai seperti lampu, AC, dan televisi akan mengurangi biaya listrik bulanan.

Gunakan dan Manfaat Promo Belanja

Selama masa PPKM Darurat yang harus di rumah saja ini, Anda boleh jajan tetapi dengan strategi. Salah satunya dengan menggunakan promo buy one get one, atau gunakan promo gratis ongkos kirim. Bisa juga, strategi yang digunakan adalah membeli langsung banyak. Misalnya beli es kopi susu. Beli yang literan untuk konsumsi tiga-empat hari. Dengan cara ini, kamu akan hemat ongkos kirimnya.

Bareyn mengatakan, saat PPKM Darurat ini seseorang juga harus memprioritaskan pengeluaran. Salah satunya pengeluaran untuk membeli penunjang kesehatan. Seperti membeli buah-buahan, sayuran lebih banyak, suplemen vitamin, dan juga membeli alat-alat olahraga jika masih memungkinkan.

Agar tidak merasa jenuh dan demi kesehatan mental, perlu menyiapkan budget hiburan. Nah, budget yang biasanya dialokasikan untuk jalan-jalan akhir pekan, tidak ada salahnya dialihkan ke biaya langganan streaming nonton.

“Di tengah pandemi, Anda bisa menambah dana darurat. Anda tidak tahu sampai kapan pandemi ini akan berlangsung. Sedangkan, banyak risiko mengintai. Bukan hanya sakit, tapi termasuk risiko juga di antaranya adalah dirumahkan kantor dan juga kehilangan pekerjaan,” beber Bareyn.

Jika sudah mempersiapkan dana darurat, imbuh Bareyn, maka Andai bisa mengambil uang dari dana darurat untuk menutupi kebutuhan bulanan dan tidak perlu berutang.

“Pastikan asuransi kesehatan aktif. Akan lebih baik jika asuransi kesehatan mengcover jika terkena Covid-19. Coba tanyakan kembali benefit asuransi kesehatan yang dimiliki ke perusahaan asuransi penerbit,” imbau Bareyn.