Terkini.id, Jeneponto – Para petugas posko Covid-19 di setiap perbatasan Kabupaten Jeneponto hingga kini belum menerima insentif, akibat keterlambatan pembayaran intensif itu masih simpang siur.
Keterlambatan pembayaran insentif para petugas posko tersebut, membuat Ketua HMI Cabang Jeneponto, Amrullah geram terhadap tindakan pemerintah yang tidak solutif.
“Alasan Pemda Jeneponto terkait insentif buat para petugas Covid-19 di perbatasan belum dibayarkan karena urusan administrasi. Itu yang disampaikan oleh H. Anwaruddin selaku Kepala BPBD Jeneponto,” kata Amrullah kepada terkini.id, Kamis, 9 Juli 2020 lewat pesan WhatsAppnya.
Menurutnya, alasan pihak BPBD Kabupaten Jeneponto sangat tidak rasional, dan menduga pengguna anggaran penanganan Covid-19 lalai di bidang administrasi.
“Kalau memang faktanya demikian, berarti selama ini pengguna anggaran Covid-19 di Jeneponto abai di bidang administrasi ataukah seluruh pengguna anggaran tidak lagi romantis,” jalas Amrullah.
- Terpilih Aklamasi, H. Irfan Darmawan NM Pimpin IBCA MMA Kota Makassar
- BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Inovasi Makassar Berjasa, 1.005 Agen PERISAI Resmi Bertugas
- Milad ke-63, Unismuh Makassar Mantapkan Langkah Menuju 1.000 Kampus Terbaik Dunia
- Nyaman, Aman, dan Praktis, Hyundai New CRETA Jawab Kebutuhan Mobilitas Urban di Makassar
- BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkot Makassar Hadirkan Program Makassar Berjasa untuk 81.500 Pekerja Rentan
Terkait dengan hal itu, Ketua umum HMI Cabang Jeneponto mendesak Pemerintah Kabupaten Jeneponto untuk sesegera mungkin membayar insentif para petugas posko Covid-19 perbatasan.
“Kami mendesak pihak terkait untuk dapat memberikan solusi, jangan seolah-olah lempar batu sembunyi tangan,” tegas Amrullah.
Lebih lanjut Amrullah mengatakan, alasan Kepala BPBD, masih menunggu laporan administrasi.
“Berarti laporan administrasi belum masuk, baik dari Tim medis, Polisi maupun Satpol PP, namun apakah benar demikian, Kepala BPBD jangan lempar batu sembunyi tangan,” ujar Amrullah
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
