IPMW Kupang dan Pemuda Melakukan Pembersihan Fasilitas Umum di Desa Wewit

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
IPMW Kupang dan Pemuda Melakukan pembersihan fasilitas umum
IPMW Kupang dan Pemuda Melakukan Pembersihan Jalan di Desa Wewit. // sumber foto akun FB Sahrul Sukwan.

Terkini.id, Wewit – Ikatan Pelajar Mahasiswa Wewit (IPMW) Kupang dan Pemuda melakukan bakti sosial di desa Wewit, Kec. Adonara Tengah, Kab, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bakti sosial ini berupa pembersihan fasilitas umum seperti jalan, sekolah dan rumah ibadah.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dimulai dari hari minggu, 10 Januari dan berakhir di hari rabu, 13 januari 2021.

Terlaksananya kegiatan ini karena adanya menjalankan proker bakti sosial (baksos) pada departemen Humas organisasi IPMW disaat rapat kerja (raker) lll periode 2020/2021 yang diketuai oleh Sahrul Sukwan. 

Ketua Umum IPMW Kupang : Sahrul Sukwan.

Dalam kegiatan bakti sosial ini, organisasi IPMW melibatkan semua pemuda yang ada di desa yang dibawa pimpinan Gilang. 

Menarik untuk Anda:

Adanya kegitan ini, Gilang sangat berterimakasih kepada temen-teman IPMW hampir setiap kali pulang kampung halaman selalu ada kegiatan seperti ini. Ini juga salah satu bentuk pengabdian terhadap kampung halaman. 

“Kami senang dengan teman-teman IPMW yang pulang kampung ada kegiatan seperti ini, karena yang mengingat kampung halaman itu kalau bukan kita siapa lagi”, ucap Gilang. 

Lanjutnya, artinya bahwa untuk mempercayai aparat desa untuk mengingat kampung itu hanya sebatas ilusi.

Dengan adanya keterlibatan pemuda tersebut Sahrul menyatakan ini adalah salah satu cara untuk mengatasi masalah atau ketimpangan sosial yang ada di desa misalnya pemabuk, mencuri, berkelahi dan lain sebagainya. 

” Saya secara pribadi melibatkan pemuda karena yang paling pertama, pemuda sering kali dianggap tidak berguna, perusak karena beberapa alasan semisal minum mabuk, berkelahi, mencuri dan lain-lain”, ucap Sahrul saat dihubungi lewat pesan messenger. 

Lanjutnya, meskipun beberapa alasan itu tidak berdiri sendiri. Karena tidak mungkin pemuda mencuri dan sebagainya jika mereka ada pekerjaan. 

“Sehingga kegiatan ini dikemas dalam konsep yang sederhana, tapi paling tidak ini adalah salah satu contoh kecil yang membuktikan bahwa pemuda sebenarnya tidak seperti itu”, tandasnya.

Berakhirnya kegiatan ini adanya makan bersama dari hasil patungan anggota IPMW dan Pemuda serta kontribusi desa sebesar rp.350.000.00.

Makan bersama anggota IPMW Kupang dan Pemuda.

 

 

 

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Gempa Magnitudo 6,2 Runtuhkan Gedung dan Fasilitas Umum di Kota Mamuju

Penyidik Gakkum KLHK Serahkan Perdagangan Kayu Ilegal Asal Ambon ke Kejaksaan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar