Irjen Napoleon Mau Tindak Penista Agama Lagi Usai Lumuri Kotoran M Kace, Denny Siregar: Kok Gak Malu Ngomong Gini

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial Denny Siregar angkat bicara terkait pernyataan Irjen Napoleon Bonaparte yang mengaku akan lakukan tindakan terukur pada pelaku penista agama seperti M Kace yang pernah dilumuri kotoran manusia olehnya.

Denny Siregar mempertanyakan mengapa Irjen Napoleon Bonaparte tidak malu mengatakan akan melakukan tindakan terukur pada penista agama.

“Kok ga malu ya ngomong gini…,” tulis Denny Siregar seperti yang dikutip dari akun Twitter pribadinya @Dennysiregar7 pada Sabtu 18 Juni 2022.

Baca Juga: Denny Siregar Singgung Habib Rizieq: Manggil Rizieq Aja, Masak Disingkat...

Selain itu, Denny Siregar juga mengunggah foto hasil tangkapan layar sebuah pemberitaan yang mengungkap pernyataan Irjen Napoleon yang masih bersikukuh akan tetap nelakukan tindakan terukur pada pelaku penista agama.

Sebelumnya, terdakwa kasus dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kace, yakni Irjen Napoleon Bonaparte mengaku tidak menyesal karena menganiaya korbannya.

Baca Juga: Sindir Ustaz Syam, Denny Siregar: Orang yang Sudah Mimpi Pesta...

Napoleon bahkan menyatakan akan melakukan tindakan tegas terukur apabila kembali terjadi kasus penistaan agama layaknya yang dilakukan M Kace.

Napoleon bahkan mengungkap jika dirinya lebih mulia daripada orang-orang yang membela M Kace.

Napoleon juga menyerukan supaya tak ada lagi pihak yang melindungi para penista agama.

Baca Juga: Sindir Ustaz Syam, Denny Siregar: Orang yang Sudah Mimpi Pesta...

“Anda-anda yang membela Kace, membela penista agama, saya lebih mulia karena membela akidah, Rasulullah, dan Al Quran. Silakan kalau ada lagi, saya siap untuk melakukan tindakan terukur,” ujarnya seperti dikutip dari CNN.

Tak hanya itu Napoleon menyesalkan M Kace yang kembali tidak menghadiri persidangan untuk ketiga kalinya

Dia bahkan menolak alasan yang disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait absennya M Kace.

Bagi dirinya satu-satunya alasan yang bisa menyebkan seseorang tidak bisa menghadiri persidangan ialah disebabkan sakit semata.

“Tapi hari ini alasannya tidak mendapatkan izin, belum ada penetapan dari Pengadilan Tinggi Jawa Barat, itu kasusnya berbeda, itu dia sebagai terdakwa untuk Mahkamah Agung silakan aja, bukan masalah kita,” jelasnya.

“Saya harapkan pihak-pihak tertentu tidak ada yang menghalang-halangi Kace untuk hadir lagi minggu depan ke sidang ini, baik itu Lapas Ciamis,” imbuhnya.

Sementara pada perkara tersebut Irjen Napoleon didakwa melakukan penganiayaan beberapa jam usai M Kace ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

Dari keterangan M Kace, terdakwa Irjen Napoleon bersama terdakwa lain yaitu Harmeniko, Himawan Prasetyo, Dedy Wahyudi serta Djafar Hamzah masuk ke kamar tahanannya dan melakukan serangkaian pemukulan disertai pelumuran kotoran manusia.

Karena tindakannya tersebut itu Napoleon didakwa dengan Pasal 170 Ayat (2) ke-1, Pasal 170 Ayat (1) KUHP dan dakwaan subsider Pasal 351 Ayat (1) Jo Pasal 55 Ayat (1) KUHP.

Bagikan