Irwan Adnan Target Proses Tender Proyek PU Makassar Rampung Februari 2021

Terkini.id, Makassar – Plt Kepala Dinas PU Kota Makassar, Irwan Adnan menyebut akan memaksimalkan serapan anggaran pada 2021. Salah satunya menarget proses tender proyek Dinas Pekerjaan Umum (PU) bisa rampung pada Februari. 

“Utamanya proyek prestisius seperti pembangunan pedestrian Metro Tanjung Bunga. Maret kita sudah bisa jalan,” kata Irwan, Senin, 18 Januari 2021. 

Irwan mengatakan Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin berharap proses pembangunan yang sedang berproses di Dinas PU tidak lagi berjalan lamban. Semua kegiatan yang memakan waktu pengerjaan yang cukup lama mesti dikebut di awal tahun. 

“Intinya kita mau semuanya cepat, tapi tetap semua sesuai regulasi. Itu tidak bisa kita labrak. Jadi semua yang sudah bisa ditender segera tender. Biar prosesnya cepat,” pungkasnya.

Mungkin Anda menyukai ini:

Diketahui, sejumlah proyek kontruksi Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar yang dianggarkan pada APBD 2020 tidak bisa tuntas. 

Baca Juga: Jalan Berlubang Ancam Keselamatan Pengendara, Abdi Asmara: Kalau Dibiarkan Bahaya

Alhasil, anggaran kurang lebih sebesar Rp200 miliar terpaksa harus dikembalikan ke kas daerah dan menjadi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA). 

Irwan mengatakan pasca refokusing anggaran Dinas PU hanya mencapai sekitar Rp400 miliar. Namun, dari jumlah itu yang terserap kurang lebih 50 persen atau Rp200 miliar. 

“Jadi yang dikembalikan itu kurang lebih Rp200 miliar. Artinya, itu jadi SiLPA,” kata Irwan, kemarin. 

Baca Juga: Soal IPAL Komunal, DPRD Gorontalo Berkunjung ke Dinas PU Makassar

Irwan menyayangkan banyaknya proyek tidak tuntas pada tahun 2020. Meski, kata dia, Dinas PU telah berupaya semaksimal mungkin agar pekerjaan yang sudah direncanakan dan dianggarkan bisa laksanakan. 

Menurut Irwan, semenjak diberi amanah memimpin Dinas PU, ia mengaku tidak mudah memaksimalkan program dengan waktu yang mepet. Apalagi, dirinya baru menjabat di November, sebulan sebelum tahun anggaran berakhir. 

Sementara, kata Irwan, ukuran keberhasilan kinerja Dinas PU dilihat dari besarnya serapan anggaran. “Kalau serapannya rendah kan yang rugi itu masyarakat karena pembangunan tidak jalan,” tutupnya.

Bagikan