Izin Operasional Institut Teknologi dan Bisnis Kalla dari Kemenristekdikti Resmi Keluar

Izin Operasional Institut Teknologi dan Bisnis Kalla dari Kemenristekdikti Resmi Keluar

Terkini.id,Makassar – Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia khususnya untuk mencetak Sumber Daya Manusia unggul di Indonesia Timur, Kalla Group melalui Yayasan Hadji Kalla berkomitmen penuh untuk memajukan pendidikan bangsa.

Setelah 35 Tahun mendirikan Sekolah Islam Athirah, kini Kalla Group juga akan ikut andil mencetak mahasiswa dan mahasiswi unggul di bidang Teknologi dan Bisnis dengan mendirikan Institut Teknologi dan Bisnis Kalla.

Surat Keputusan (SK) Ijin dan Operasional Institut Teknologi dan Bisnis Kalla telah resmi diserahkan oleh Menristek Dikti Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak. Kepada Ketua Yayasan Hadji Kalla, Fatimah Kalla bertempat di Rumah Dinas Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla pada Selasa, 9 Juli 2019 waktu setempat.

Acara dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Menristek Dikti dan tim, Kepala LLDikti Wilayah IX Prof. Jasruddin dan tim dan Ketua Yayasan Hadji Kalla, Fatimah Kalla dan tim.

Kehadiran Institut Teknologi dan Bisnis Kalla ini hadir melalui proses yang cukup panjang berawal dari permohonan Ijin kepada Jusuf Kalla selaku Pembina Yayasan Hadji Kalla pada tanggal 10 November 2018. Dilanjutkan dengan permohonan rekomendasi ke LLDikti Wilayah IX untuk bahan pengajuan ijin ke Kemenristek Dikti.

“Setelah melalui proses bimbingan teknis, Open Recruitment calon dosen dan site visit serta verifikasi berkas oleh Tim Dikti ke kota Makassar pada tanggal 2 Juli 2019. Akhirnya pada hari ini, Syukur Alhamdulillah, Kemenristek Dikti memutuskan untuk memberikan ijin pendirian,” ungkap, Fatimah Kalla selaku Ketua Yayasan Hadji Kalla

Jusuf Kalla selaku Pembina Yaysan Hadji Kalla dalam sambutannya menyampaikan alasan pendirian Institut Teknologi dan Bisnis Kalla ini.

“Pada tahun 1950an ada banyak pengusaha lokal di Makassar. Namun sangat sedikit yang bisa bertahan sampai tiga generasi seperti Kalla Group. Apa yang menjadi rahasia bisnis kami akan diajarkan di ITBKalla ini dengan spirit kewirausahaan berbasis values Jalan Kalla dengan kombinasi nilai nilai agama dan kearifan lokal serta modernitas,”ungkapnya.

Institut Teknologi dan Bisnis Kalla akan membuka 4 program studi yaitu Kewirausahaan, Manajemen Retail, Bisnis Digital dan Sistem Informasi. Selain penekanan pada budaya perusahaan Kalla Group, perkuliahan juga akan fokus pada pemanfaatan teknologi sehingga cepat dan solutif dalam bekerja.

Lebih lanjut, Fatimah Kalla menambahkan bahwa pengalaman Kalla Group 67 tahun di bisnis dan 35 tahun di Pendidikan Dasar dan Menengah akan dipadukan di sebuah perguruan tinggi.

“Kami juga akan sharing pengalaman dengan memberikan sentuhan wirausaha yang dilengkapi oleh ilmu manajemen modern dan professional,” terangnya.

Sebelum menyerahkan SK tersebut, Menristek Dikti Mohamad Nasir berpesan bahwa Perguruan Tinggi harus menghasilkan lulusan yang dibutuhkan oleh pasar.

“Oleh karena itu perlu ada kampus yang memadukan akademik dan praktis,”Ujarnya.

Untuk persiapan akan dilakukan langkah membangun kemitraan dengan kampus besar yang sudah besar seperti SBM ITB, PPM Business School, ESQ Business School dan Prasetiya Mulya. Juga ke dunia teknologi seperti Google, Oracle, Microsoft dan lainnya.

“Mitra ini akan bekerja sama dalam pengembangan kurikulum, persiapan calon dosen, manajemen kampus dan lain sebagainya yang bisa membuat gerakan kampus lebih cepat,” tutupnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini