Jadi Ikon Oleh-Oleh Khas Makassar, Mantao Pare Telah Mendunia Hingga Eropa

Mantao Pare
Mantao Pare terpilih sebagai salah satu tempat kuliner favorit di Kota Makassar versi Makassar Most Favourite (MMF) Culinary Award 2019

Terkini.id, Makassar – Sebagai Kota Kuliner, Makassar memiliki banyak makanan khas, salah satunya Roti Mantao Pare yang telah menjadi ikon oleh-oleh khas Makassar.

Saat ini, gerai Mantao Pare memiliki tiga cabang di Kota Makassar, yakni di Jalan Sungai Saddang Baru No 62 D, Jalan AP Pettarani No 57 Ruko 11, dan Jalan Perintis Kemerdekaan samping Undergroud Ruko No 1-3 km 19 Mandai.

Ketiga cabang tersebut untuk mempermudah masyarakat dalam mengonsumsi Mantao Pare.

“Tujuannya untuk memudahkan para pelanggan atau pendatang dari untuk bisa mendapatkan oleh-oleh khas Makassar,” kata Owner Mantao Pare, Yasin Thamrin kepada terkini.id, Senin, 9 Desember 2019.

Sementara pusat Mantao Pare berlokasi di Kota Parepare yakni di Jalan Bau Massepe No 268.

Yasin mengatakan, saat ini pihaknya telah memproduksi mantao dengan banyak variasi dan rasa, mulai dari coklat, pandan, stroberi, dan kismis, hingga gandum. Juga ada selai kaya Sulawesi, roti tuban, dan roti kelapa.

“Awalnya dulu hanya mantao polos warna putih,” kata Yasin.

Mantao Pare
Mantao Pare

Mantao punya ciri khas, yang polos bisa dikukus, digoreng, dipanggang, dan bisa diisi dengan bahan apa saja pasti cocok dan pas di lidah Sulawesi.

Selain itu, Mantao Pare juga memiliki produk lain yang bisa langsung dikonsumsi seperti mantao sapi lada hitam, mantao ayam jamur, mantao tuna, pedas, dan abon.

“Kami sudah sediakan varian, saat di rumah tinggal panaskan, kukus, dan langsung makan,” ungkapnya.

Menyoal ketahanan Mantao Pare, Yasin mengatakan kendati mantao tanpa pengawet namun mampu bertahan sekitar tiga hari dalam suhu ruangan. Kendati begitu, Mantao Pare mampu bertahan selama satu bulan bila disimpan dalam kulkas freezer.

Sementara nominal mantao sendiri bervariasi mulai dari paket 4 dengan isi 12 biji, (tiap 1 bungkus berisi tiga biji ) dengan harga Rp 30 ribu.

Untuk paket 7 dengan harga Rp 50 ribu, paket 9 seharga Rp 60 ribu, dan paket 12 dengan biaya Rp 80 ribu, terakhir paket 16 seharga Rp 105 ribu.

“Paket itu bisa polos, original, atau variasi rasa lain bergantung pesanan,” paparnya.

Saat ini, Mantao Pare sudah melanglang buana hingga ke luar negeri, mulai dari Singapura, Malaysia, hingga ke benua Eropa.

Yasir mengatakan, gerai miliknya juga sudah terhubung dengan transportasi online seperti GrabFood dan GoFood, juga transaksi pembayaran elektronik semacam Gopay, Linkaja, dan OVO.

“Juga bisa pengantaran langsung bila menerima telpon dari pelanggan untuk diantarkan,” katanya.

Mantao Pare
Mantao Pare

Diketahui, Mantao Pare terpilih sebagai salah satu tempat kuliner favorit di Kota Makassar versi Makassar Most Favourite (MMF) Culinary Award 2019 dari terkini.id.

Yasin mengatakan setelah masuk nominasi sejak tahun 2018, Mantao Pare sudah dilirik dan dikenal orang. Ia mengatakan terjadi lonjakan pengunjung dan masyarakat semakin percaya dengan Mantao Pare.

Dia bercerita bahwa gerai miliknya juga sudah mendapat label halal dari MUI. Hal itu, kata Yasin, untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat.

“Bahwa kami selalu menyediakan dan memproduksi bahan yang berkualitas,” terangnya.

Selain berlabel halal, Yasin juga telah mematenkan nama Mantao Pare.

Sejak Berdiri di Makassar, Mantao Pare juga berkomitmen untuk membantu UMKM di Sulawesi Selatan melalui pemberdayaan, sehingga bisa mandiri.

Mantao Pare juga menyediakan berbagai macam oleh-oleh khas Sulawesi dari UMKM dan ikut memperkenalkan produk mereka.

“Jadi produk yang disukai masyarakat bahkan di bawa sampai ke luar negeri sebagai buah tangan,” ungkapnya.

Ia menilai, saat ini salah satu kesulitan UMKM ketika memproduksi sesuatu yakni mereka tak memiliki tempat distribusi barang. Selain itu, mereka kekurangan modal bila harus produksi dalam jumlah banyak.

“Jadi kami menyediakan cabang, itu mereka (UMKM) seolah punya toko sendiri dan menyimpan produknya di sini,” paparnya.

Pihaknya, kata Yasin, ikut membantu UMKM dari sisi modal bila produk UMKM tersebut sudah laris dan diminati banyak orang.

“Hingga saat ini sudah ratusan UMKM yang kami berdayakan,” ungkapnya.

Produk UMKM yang berada di gerai Mantao Pare mulai dari otak-otak, keripik ciri khas daerah, bannang, bagea, dan cemilan khas Sulawesi.

“Ketika datang ke Makassar belum lengkap rasanya jika belum membawa oleh-oleh Mantao Pare,” tutup Yasin.

Komentar

Rekomendasi

Awal Tahun, Best Western Plus Makassar Beach Promo Pizza dan Burger

Mie Titi Kuliner Khas Makassar yang Digemari Seluruh Kalangan

Awali 2020, Restoran Ini Tawarkan ‘Makan Berempat Bayar Bertiga’

Selain Cake, Cookies, Brownies dan Pie, Kini Chocolicious Terima Pesanan Snack Box

Buka Cabang Kedua, Ayam Bakar Bang Toyyib Siap Jadi Favorit Warga Makassar

Sate Kambing Haji Sanusi Panakkukang, Kuliner Incaran Warga, Pejabat Hingga Imam Masjid New York

Ini Rekomendasi Kuliner Malam Tahun Baru di Kota Makassar Pilihan GoFood

Dukung UKM Kuliner, OREO Cookie Crumb Hadir dengan Kemasan Lebih Ekonomis

Gastros MaRI dan Nipah Mal Tampil Lebih Fresh dan Beragam, Ciptakan Menu Terbaru

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar