* Ganti V-Belt Setiap 24.000 KMMeski terlihat masih utuh, V-belt yang sudah melewati jarak ini biasanya elastisitasnya berkurang.
“V-belt yang sudah keras tidak bisa mentransfer tenaga dengan halus, membuat akselerasi terasa kasar,” ujar Budi.
Tanda-Tanda V-Belt Bermasalah
Selain jarak tempuh, ada beberapa gejala yang patut diwaspadai:
* Suara Berisik dari CVT: Bunyi “krek-krek” atau decitan bisa menandakan V-belt retak atau tergesek pulley.
* Getaran Tidak Wajar: Terutama saat motor baru mulai bergerak.
- Dirgahayu Yonif 726 Tamalatea, Kapolres Jeneponto Tegaskan Sinergitas TNI Polri Tak Pernah Layu
- Bukan Tentang Trofi, Tapi Harapan, Kisah Megah Cape Verde di Piala Dunia 2026
- YBM PLN UID Sulselrabar Resmikan Griya Singgah Pasien Makassar, Ada Hunian Gratis bagi Pasien Dhuafa dan Keluarganya
- Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Dukung Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat
- YBM PLN UID Sulselrabar Gelar Khitanan Massal dan Berbagi Kado Anak Yatim Dhuafa
* Performa Menurun: Motor terasa berat atau akselerasi lambat meski gas diputar penuh.
* Jika mengalami gejala ini, segera bawa ke bengkel resmi. V-belt yang putus bisa merusak komponen lain seperti pulley karena motor bias menyala akan tetapi tidak dapat bergerak.
Pentingnya Servis di AHASS
AHASS menawarkan jaminan suku cadang asli dan teknisi bersertifikat Honda. AHASS menggunakan alat ukur khusus untuk memeriksa kondisi V-belt, bukan sekadar dilihat sekilas.
Perawatan preventif dan penggantian tepat waktu bisa menghemat biaya servis jangka panjang sekaligus memastikan keselamatan berkendara.
Kunjungi AHASS terdekat. AHASS Service Yang Pasti dari Yang Ahli!
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
