Jangan Anggap Sepele, Berikut Cara Perawatan V-Belt yang Tepat!

Jangan Anggap Sepele, Berikut Cara Perawatan V-Belt yang Tepat!

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

* Ganti V-Belt Setiap 24.000 KMMeski terlihat masih utuh, V-belt yang sudah melewati jarak ini biasanya elastisitasnya berkurang.

“V-belt yang sudah keras tidak bisa mentransfer tenaga dengan halus, membuat akselerasi terasa kasar,” ujar Budi.

Tanda-Tanda V-Belt Bermasalah

Selain jarak tempuh, ada beberapa gejala yang patut diwaspadai:

* Suara Berisik dari CVT: Bunyi “krek-krek” atau decitan bisa menandakan V-belt retak atau tergesek pulley.

* Getaran Tidak Wajar: Terutama saat motor baru mulai bergerak.

Baca Juga

* Performa Menurun: Motor terasa berat atau akselerasi lambat meski gas diputar penuh.

* Jika mengalami gejala ini, segera bawa ke bengkel resmi. V-belt yang putus bisa merusak komponen lain seperti pulley karena motor bias menyala akan tetapi tidak dapat bergerak.

Pentingnya Servis di AHASS

AHASS menawarkan jaminan suku cadang asli dan teknisi bersertifikat Honda. AHASS menggunakan alat ukur khusus untuk memeriksa kondisi V-belt, bukan sekadar dilihat sekilas.

Perawatan preventif dan penggantian tepat waktu bisa menghemat biaya servis jangka panjang sekaligus memastikan keselamatan berkendara.
Kunjungi AHASS terdekat. AHASS Service Yang Pasti dari Yang Ahli!

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.