Jangan Anggap Sepele, Berikut Cara Perawatan V-Belt yang Tepat!

Jangan Anggap Sepele, Berikut Cara Perawatan V-Belt yang Tepat!

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini, Jakarta – Dalam dunia otomotif, terutama sektor sepeda motor matik (skutik), ada satu komponen kecil yang sering diabaikan namun memegang peran krusial: V-belt.

Komponen ini ibarat “jantung” dalam sistem transmisi CVT (Continuous Variable Transmission), bertugas menghubungkan putaran mesin ke roda belakang.

Tanpa V-belt yang berfungsi optimal, performa motor bisa menurun drastis, bahkan berisiko menyebabkan kerusakan lebih parah.

Mengenal V-Belt dan Fungsinya

V-belt terbuat dari karet berkekuatan tinggi dengan serat penguat di dalamnya. Desainnya yang berbentuk trapesium (huruf “V”) memungkinkan komponen ini mencengkeram pulley dengan baik, mentransfer tenaga mesin secara efisien. Namun, seperti ban atau rantai, V-belt memiliki masa pakai dan perlu perawatan berkala.

Tips Merawat V-Belt agar Awet

Berdasarkan rekomendasi dari Astra Honda Authorized Service Station (AHASS), berikut langkah-langkah untuk memaksimalkan umur V-belt dan menjaga performa motor:

Baca Juga

* Pemeriksaan Berkala Setiap 8.000 KMV-belt harus dicek ketebalan, retak, atau tanda aus lainnya setiap kali servis di AHASS.

* Teknisi akan memastikan apakah komponen masih layak pakai atau perlu penggantian.

* Hindari “Gas Pol” Saat Motor BerhentiKebiasaan memutar gas dalam keadaan idle (lampu merah atau macet) memberi beban berlebihan pada V-belt tanpa menghasilkan putaran roda.

* Layaknya menarik karet terus menerus sehingga membebani karet secara berlebihan dam menyebabkan cepat aus.

* Gunakan Aksesoris Standar PabrikanMemasang pulley atau roller non-standar bisa mengubah sudut gesek V-belt, mempercepat keausan, bahkan merusak komponen CVT lain.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.