Jangan Khawatir! Stok BBM dan Elpiji Masih Aman, Meski Tangki Kilang Cilacap Terbakar

Jangan Khawatir! Stok BBM dan Elpiji Masih Aman, Meski Tangki Kilang Cilacap Terbakar

R
Helmi Yaningsi
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Kebakaran tangki kilang Pertamina yang terjadi di Cilacap, Jawa Tengah pada Sabtu 13 November2021 malam sempat dikhawatirkan akan mengganggu stok bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji.

Untungnya hal itu dibantah dengan  tegas oleh Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution. Alfian memastikan ketersediaan stok BBM dan elpiji masih sangat baik setelah insiden kebakaran tersebut.

“Dari sisi ketersediaan stok BBM dan elpiji dapat kami sampaikan bahwa stok BBM dan elpiji nasional kita sangat baik,” ujar Alfian, dalam konferensi pers yang digelar Pertamina, Minggu 14 November 2021.

Lebih lanjut kemudian Alfian memaparkan sejumlah rincian stok BBM dan elpiji yang disebutnya dalam kondisi sangat baik.

Berikut rinciannya;

  1. Premium, masih memiliki stok hingga 27 hari,
  2. Pertamax, stok hingga 15 hari,
  3. Pertalite, stok diatas 10 hari,
  4. Solar, stok hingga 20 hari,
  5. Avtur, stok hingga 35 hari,
  6. Pertamax Turbo, stok hingga 50 hari,
  7. Elpiji, stok hingga 12,7 hari.

Oleh karena itu, Alfian meminta agar masyarakat tak perlu khawatir terkait pendistribusian BBM dan Elpiji. Semua, kata dia, akan tetap disalurkan seperti biasa.

“Jadi dengan demikian kami sampaikan masyarakat tidak perlu khawatir, pendistribusian BBM dan elpiji berlangsung seperti biasanya. Baik di daerah Jawa Tengah maupun sebagian Jawa Barat yang merupakan cover area dari kilang Cilacap,” ujarnya.

Menanggapi kejadian tersebut, Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PPP Achmad Baidowi angkat bicara. Awiek, sapaan akrabnya menegaskan insiden kebakaran ini tak bisa dianggap sebagai kejadian biasa. Sebab insiden ini bukan kali pertama terjadi.

“Kebakaran kilang ini bukanlah yang pertama kali, namun sudah berulang-ulang dan tidak bisa dianggap sebagai kejadian biasa saja,” ujar Awiek.

Oleh karena itu, sebagai bentuk  tindak lanjut Awiek menyarankan perlunya dilakukan audit investigatif terhadap kualitas tangki penampungan di kilang-kilang.

“Tidak hanya di Cilacap, mengingat kejadian serupa juga pernah terjadi di tempat lain, seperti Balongan dan tempat lainnya,” ucapnya, dilansir dari Tribunnews.

Selain itu, dia meminta Pertamina harus terus melakukan perbaikan dan langkah antisipatif agar persoalan ini tidak terulang kembali di masa depan.

“Pertamina juga harus harus memastikan pasokan BBM tidak terganggu,” katanya.

Lebih lanjut, Awiek menegaskan Fraksi PPP siap mengusulkan Panja di Komisi VI DPR RI membahas hal ini.

“Untuk mengawasi persoalan ini, Fraksi PPP mengusulkan Panja di Komisi VI untuk bisa membahas secara komprehensif,” katanya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.