Jelang Pencoblosan, Bawaslu Sulsel Temukan 36 Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19

Pilkada Serentak 2020
Koordinator Divisi Penindakan dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sulsel, Azry Yusuf.

Terkini.id — Jelang pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel menemukan 36 pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh pasangan calon.

Pelanggaran tersebut tersebar di 9 daerah, yaitu, Kabupaten Pangkep 6 pelanggaran, Luwu Utara 10 pelanggaran, Luwu Timur 4 pelanggaran, Bulukumba 3 pelanggaran, Maros, 2 pelanggaran, Makassar 7 pelanggaran. Sementara Tana Toraja, Barru dan Selayar masing-masing cuma satu pelanggaran.

Adapun tiga daerah lain, Toraja Utara, Soppeng dan Gowa, sampai saat ini Bawaslu belum mendapatkan Paslon melakukan pelanggaran protokol kesehatan.

Koordinator Divisi Penindakan dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sulsel, Azry Yusuf mengatakan, saat ini seluruh Paslon semakin gencar melakukan sosialisasi tatap muka di masa waktu tersisa. 

“Angka-angka ini memperlihatkan sebagai pasangan calon mulai mengabaikan protokol kesehatan dan ini yang kami sayangkan,” katanya.

Menarik untuk Anda:

Dirinya juga menyebutkan jika sampai saat ini pemerintah provinsi belum mencabut jika Sulsel sudah aman dari penyebaran Covid-19. 

“Apapun itu perlu kesadaran tim pasangan calon agar lebih perhatikan protokol kesehatan di masa-masa (Pandemi) ini. Dirinya menurunkan keselamatan manusia menjadi prioritas semua,” ujarnya.

Bahkan  teguran Bawaslu itu pun bukan secara lisan, namun seluruh pelanggaran protokol kesehatan tersebut secara tertulis.

“Saya kira itu itu tetap dimaknai bahwa teguran tertulis itu diindahkan, sepanjang belum lewat 1 jam, setelah dikeluarkannya teguran tertulis, tentunya kami menganggap bahwa mengindahkan,” ujarnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Adindana Appi-Rahman: Ayo Lakukan Perubahan, ke TPS Coblos Nomor 2

SS-AK Apresiasi Kinerja KPU Barru Hadirkan Demokrasi yang Bermartabat

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar