Terkini.id, Jakarta – Sikap Jokowi yang terlihat gusar dengan kinerja Kementerian dan Lembaga di bawahnya kembali terlihat dalam tayangan rapat terbatas yang diunggah oleh Biro Pers, 8 Juli 2020 malam.
Presiden Joko Widodo saat itu mengundang beberapa kementerian dan lembaga yang memiliki anggaran belanja besar. Dalam pertemuan tersebut Jokowi meminta agar ada percepatan penyerapan anggaran sebab saat ini 215 negara alami krisis. Khususnya kata dia disektor ekonomi, dan kesehatan.
“Saya minta kita memiliki sense yang sama. Sense of crisis yang sama,” kata Jokowi dalam rapat terbatas terkait serapan anggaran yang digelar pada 7 Juli 2020.
Dalam video yang baru diunggah biro pers tersebut, Jokowi melihat selama pelaksanaan work form home (WFH) atau bekerja dari rumah tidak dipergunakan secara maksimal. Padahal kata dia, seharusnya dilakukan bekerja lebih keras.
“Yang saya lihat ini kayak cuti malahan. Padahal pada kondisi krisis kita harusnya kerja lebih keras lagi,” ungkap Jokowi.
- Alumni Teknik Unhas Angkatan 87 Bersiap Gelar Reuni di Kota Malang
- Puluhan UMKM Ikuti UMK Academy 2026 di Makassar, Fokus Green Business dan Digital Marketing
- Grand Opening Bursa Sajadah Makassar, Kemenhaj Sulsel: Jawaban Kebutuhan Jamaah dan Peluang UMKM Lokal
- Pengabdian Kepada Masyarakat: UNM Sukses Melaksanakan Pelatihan Budidaya Tanaman Secara Kultur Jaringan di SMKN 3 Takalar
- Tekan Angka Kecelakaan Pelajar, Asmo Sulsel Gelar Safety Riding di SMAN 10 Gowa
Sebab itu, Jokowi minta para menteri dan lembaga terkait jangan bekeria biasa-biasa saja. Harus lebih keras dan cepat kata dia dalam kondisi krisis saat ini.
“Itu yang saya inginkan pada saat kondisi seperti ini. Membuat permen yang biasanya dua minggu yang sehari selesai. Buat PP yang biasanya sebulan ya dua hari selesai. itu loh yang saya inginkan,” ungkap Jokowi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
