Jokowi ingin Damaikan Rusia dan Ukraina, Nicho: Bapak ini Halunya Tingkat Dewa, Mendamaikan Cebong dan Kadrun aja Nggak Mampu

Jokowi ingin Damaikan Rusia dan Ukraina, Nicho: Bapak ini Halunya Tingkat Dewa, Mendamaikan Cebong dan Kadrun aja Nggak Mampu

LA
R
Lilis Adilah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengungkapkan keinginannya untuk mendamaikan perang antara Rusia dan Ukraina pada kegiatan Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

Menanggapi keinginan Presiden Joko Widodo, Aktivis dan pegiat media sosial , Nicho Silalahi mengatakan bahwa Jokowi hanya berhalusinasi tingkat dewa dengan adanya keinginan untuk mendamaikan Rusia dan Ukraina.

Menurut Nicho Silalahi, permasalahan dalam negeri saja tidak mampu diselesaikan oleh Jokowi seperi mendamaikan antara kadrun dan cebong yang sering berseteru karena beda pendapat politik.

“Oalah bapak ini halunya tingkat dewa, sok sokan mau mendamaikan Rusia dan Ukraina, mendamaikan Cebong dan Kadrun aja ga mampu”, tulis Nicho Silalahi, dikutip dari keterangan tertulisnya, Jumat 29 April 2022.

Jokowi ingin Damaikan Rusia dan Ukraina, Nicho: Bapak ini Halunya Tingkat Dewa, Mendamaikan Cebong dan Kadrun aja Nggak Mampu

Nicho menilai bahwa seharusnya yang menjadi prioritas pemerintah saat ini adalah mendamaikan Papua yang sudah jelas melakukan kejahatan kemanusiaan dengan membantai saiapa saja yang dikehendakinya.

Baca Juga

“Noh KKB udah bunuh banyak orang padahal bapak menang telak di sana”, tulisnya lagi.

Sebelumnya, keinginan Jokowi untuk mendamaikan Rusia dan Ukraina disampaikan sebagai upaya Indonesia turut andil dalam mendamaikan negara yang berseteru seperti Rusia dan Ukraina.

Jokowi mengatakan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melalui sambungan telepon untuk mengundangnya hadir di KTT G20 yang akan diselenggarakan pada November 2022 mendatang.

“Dalam pembicaraan telepon kemarin, saya mengundang Presiden Zelensky untuk hadir dalam KTT G20”, ujar Jokowi dikutip dari laman Tempo.co.

Selain melakukan komunikasi dengan Ukraina, Jokowi mengatakan bahwa dirinya juga telah membuka komunikasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Dalam pembicaraan via telepon itu, Jokowi menanyakan perkembangan mengenai negoisasi kedua negara tersebut.

Kepada Putin, Jokowi menekankan agar perang segera diakhiri dan berharap kedua negeri bisa segera berdamai.

“Indonesia siap berkontribusi untuk upaya damai tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Putin menyampaikan terimakasih atas undangan KTT G20 dan beliau menyatakan akan hadir”, kata Jokowi.

Invasi Rusia ke Ukraina dietahui telah terjadi sejak Februari 2022 dan berlangsung hingga saat ini, hal ini dipicu karena keinginan Ukraina untuk bergabung dengan NATO namun mendapat pertentangan dari Rusia.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.