Jokowi-JK Gelontorkan Rp8,3 Triliun Untuk 2.255 Desa di Sulsel

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Ashari Fakhsirie Radjamilo. /Nasruddin

Terkini.id — Hingga tahun 2019 Pemerintahan Jokowi-JK telah menggelontorkan Dana Desa sebesar Rp8,3 triliun bagi 2.255 desa di Sulawesi Selatan.

Selama kurun waktu empat tahun terakhir Dana Desa telah dianggarkan untuk 74.469 desa di seluruh pelosok Indonesia.

Hal itu disampaikan Penjabat Sekda Sulsel Ashari F. Radjamilo pada acara Pembukaan Sosialisasi, Pengawalan, Penyaluran dan Pemanfaatan Dana Desa Tahun 2019 di Hotel Claro, Makassar, Selasa 9 April 2019.

“Dengan jumlah dana yang terus meningkat setiap tahunnya. Untuk Provinsi Sulawesi Selatan, hingga tahun 2019 kita telah menerima Dana Desa sebesar Rp8,3 triliun bagi 2.255 desa,” kata Ashari.

Menurut Ashari, Dana Desa telah berhasil membangun begitu banyak sarana/prasarana yang dibutuhkan oleh masyarakat desa dan juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonominya.

Melalui pelatihan dan pemasaran hasil produksi di bidang peternakan, pertanian, perkebunan, perikanan dan kerajinan serta pengembangan wisata lewat Bumdes.

Dalam rancangan dokumen RPJMD Sulsel 2018-2023, Pemprov Sulsel berkomitmen membangun infrastruktur yang berkelanjutan untuk menjangkau desa dan daerah terpencil atau terisolir, serta memberdayakan ekonomi masyarakat melalui hilirisasi komoditas pertanian Sulsel.

“Diharapkan pengelolaan Dana Desa dapat bersinergi dengan program kegiatan Pemerintah Provinsi Sulawesi-Selatan,” sebutnya.

Data dari Dinas PMD Sulsel, Pagu Dana Desa Tahun 2019 sebesar Rp2.351.148.984.000. Untuk pencairan Dana Desa (Rekening Kas Umum Kas Negara/RKUN – Rekening Kas Umum Daerah/RKUD) Rp 394.583.343.300 atau 16,78 persen terdiri dari 17 kabupaten. Sementara kabupaten yang belum melakukan pencairan yakni Kepulauan Selayar, Soppeng, Wajo dan Tana Toraja.

Sedangkan penyaluran Dana Desa (RKUD-Rekening Kas Desa/RKDes) sebesar Rp78.761.320.000 atau 3,35 persen, terdiri dari 342 desa.

Berita Terkait
Komentar
Terkini