Terkini.id, Jakarta – Dua hari lalu, tepatnya pada hari Selasa, 16 Februari 2021, Rocky Gerung mengunggah sebuah video di laman YouTube miliknya, yakni Rocky Gerung Official.
Unggahan video tersebut diberi judul “Rencana Revisi UU ITE Hanya Test Ombak dan Angin Sorga!” yang membahas opini-opininya terkait rencana perevisian UU ITE yang diusulkan oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Rocky Gerung selaku pengamat politik sekaligus filsuf ini berpendapat bahwa Presiden Joko Widodo sebenarnya tidaklah serius dengan ucapannya terkait revisi Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik alias UU ITE lantaran hingga saat ini Rocky masih belum melihat adanya langkah konkret dari orang nomor satu di Indonesia itu.
“Jadi percuma presiden ucapkan itu kalau enggak ada langkah,” ungkap Rocky sinis.
Dilansir dari bisnis.com, pria lajang berkacamata itu menilai bahwa pemerintahan Jokowi sudah sepatutnya merespons dengan berlakunya retroaktif UU ITE.
- Intip Sosok Bambang Hariyanto Sebelum Dilantik Jadi Kadis Pertanian Jeneponto
- Dispar Makassar dan Poltekpar Monitoring Destinasi Wisata Jelang Libur Lebaran 2026
- Tinjau Proyek Jalan di Galesong Utara, Banggar DPRD Sulsel Tekankan Kualitas Pekerjaan
- Gubernur Sulsel Buka Puasa Bersama Ribuan Insan Transportasi di Masjid Kubah 99
- Fitur Insight di wondr by BNI Bantu Nasabah Kontrol Pengeluaran Selama Ramadan
Caranya, yaitu dengan menghentikan penahanan orang-orang yang terlibat pada UU ITE.
Namun, menurutnya langkah tersebut sama sekali belum atau bahkan sengaja memang tidak dilakukan Jokowi hingga saat ini.
Rocky juga menilai bahwa Jaksa Agung sudah selayaknya bergerak merespons isi pidato presiden yang mengungkapkan bahwa diperlukannya revisi UU ITE karena menimbulkan rasa ketidakadilan.
Baginya, jika Jaksa Agung mengerti bahwa presiden serius dengan ucapannya, maka seharusnya Jokowi langsung menggunakan hak eksklusif dengan mendeponir UU ITE.
“Ada enggak Jaksa Agung atau pihak-pihak kekuasaan, Menko Polhukam, langsung mengaktifkan akalnya untuk melayani permintaan presiden? Itu soalnya, ‘kan?” tanya Rocky tajam.
Lebih jauh, Rocky beropini bahwa pernyataan Jokowi terkait dirinya yang ingin melakukan perevisian UU ITE ini adalah sebuah bentuk ketidakpahaman presiden terhadap demokrasi.
Rocky mengungkapkan bahwa sebenarnya saat ini masalahnya bukanlah sekadar terletak pada UU ITE, akan tetapi pada aturan kebebasan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
