Masuk

Jubir PAN Minta Sigit PSI Akui Sebar Hoax dan Minta Maaf: Jangan Ngeles

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Juru bicara muda PAN, Dimas Prakoso Akbar meminta Jubir PSI, Sigit Widodo untuk segera mengakui telah menyebar hoax terkait Anies bagi-bagi kaos dan juga meminta Sigit untuk segera minta maaf.

Jubir Muda PAN mengatakan kepada Sigit Widodo untuk tidak ngeles dalam permalasahan ini setelah menarasikan Anies bagi-bagi kaos di Twitter.

“Saya meminta jubir PSI Sigit Widodo jangan ngeles, dan mengakui bahwa dirinya sudah menyebarkan hoax tentang kaos Anies presiden”, kata Dimas Prakoso, dikutip dari laman detiknews, Sabtu 30 April 2022.

Baca Juga: Posting Video Anies Baswedan Ogah Tangannya Dicium, Husin Shihab: Dia Sudah Capek Berbohong

Dimas mengkritik cara Sigit yang mengaku meminta klarifikasi kepada Anies Baswedan tetapi malah diawali dengan tuduhan.

Dia kemudian menyinggung predikat sigit sebagai Juru Bicara PSI, partai yang dinilai seharusnya menguasai kemampuan public speaking.

“Meski di akhir kicauan Sigit menanyakan klarifikasi, di awal kicauan Sigit sudah menuduh terlebih dahulu. Bukan seperti itu cara yang tepat dalam memintaklarifikasi, apalagi konon menyandang predikat juru bicara yang seharusnya menguasai public speaking”, katanya lagi.

Baca Juga: Tetapkan Anies Bacapres, Ketua Demokrat Sulsel: AHY Menjawab Harapan Masyarakat

Lebih lanjut, Dimas membela Anies hanya membagikan perlegkapan kesehatan, seperti masker, sanitasi tangan, dan tisu basah. Dia mengaku telah mengkonfirmasi hal tersebut kepada Wakil Ketua PMI DKI Jakarta, Andi Angger Sutawijaya yang saat itu berada di lokasi.

“Sudah jelas yang dibagikan Gubernur Anies Baswedan adalah Medical Kit berisi masker, hand sanitizer, tisu basah, dan lain-lain. Tanpa ada kaus. Gambarnya bisa di zoom dan Wakil ketua PMI DJKI Jakarta Andi Angger Sutawijaya juga sudah mengkonfimasi bahwa yang dibagikan pak Gubernur adalah medical kit yang bersumber dari PMI DKI Jakarta”, sambungnya.

Sebelumnya, mencuatnya polemik kaos Anies ke publik lantaran Jubir PSI, mengatakan bahwa kaos itu menggunakan dana APBD yang jelas menyalahi wewenang.

“Apakah pak @aniesbaswedan tahu soal kaos ini? Mudik gratis ini menggunakan dana APBD DKI Jakarta Sebesar Rp 13,7 Miliar, kalau digunakan untuk kepentingan pribadi bisa dikategorikan sebagai oenyalahgunaan wewenang untuk menguntungkan diri sendiri”, tulis Sigit Widodo dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga: Aib Jokowi Bisa Terbongkar Jika Nasdem Tersingkir Dari Kabinet

“Sekarang malah beredar video pak @aniesbaswedan membagi-bagikan kaosnya kepada para pemudik dengan menggunakan baju seragam gubernur. Itu kegiatan Pemprov @DKIJkarta yang menggunakan uang rakyat Rp 13,7 miliar dana APBD. Mungkin Pak Anies atau relawannya bisa klarifikasi?”, tulisnya lagi.