Kaharuddin Sebut Orba Lebih Bebas dan Sejahtera, Korsu Hukum dan HAM BEM SI: Kepeleset Itu

Kaharuddin Sebut Orba Lebih Bebas dan Sejahtera, Korsu Hukum dan HAM BEM SI: Kepeleset Itu

R
Tania Adila
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa atau BEM SI Kaharuddin menjadi sorotan setelah ucapannya yang kontroversial dalam kanal Youtube Metrotvnews berjudul “HOTROOM – Demo untuk Apa?” pada Kamis, 14 April 2022.

Dalam forum tersebut, ia menyebut era Orde Baru (Orba) lebih bebas dan sejahtera. Menanggapi hal itu, Koordinator Isu Hukum dan HAM BEM SI Zakky Zuhad menjawab santai. “Kepeleset itu,” ujar Zakky saat dikonfirmasi pada Selasa, 19 April 2022.

Ucapan Kaharuddin yang membandingkan jaman Orde Lama dan Orde baru viral.

Dalam forum yang dipandu Hotman Paris itu, Kaharuddin juga mempertanyakan kebebasan dan kesejahteraan masa kini di Indonesia.

“Hari ini kesejahteraan contoh misalnya di Orde Lama kita peroleh yang namanya kebebasan, tapi kesejahteraan tidak. Orde Baru kita peroleh kebebasan, kesejahteraan kita punya. Hari ini yang ingin kita tanyakan adalah apakah kita punya kesejahteraan, apakah kita peroleh kebebasan?” ujar Kaharuddin dalam video yang diunggah di Youtube pada Kamis, 14 April 2022.

Setelah video tersebar, ramai publik menyoroti pernyataannya itu. Selang 3 hari setelah unggahan terkait kebebasan jaman Orba viral, Kaharuddin lantas meralat ucapannya.

Melalui akun Twitter miliknya, @DinKaharud ia sampaikan maksud dibalik pernyataan yang sempat viral itu.

“Koreksi dari Ketua BEM SI: Orde Baru kita dapat kesejahteraan, tapi tanpa kebebasan dan keadilan,” begitu cuitnya.

“Panjang nafas perjuangan,” imbuh Kaharuddin masih dalam akun Twitter yang sama. Cuitnya tersebut dibubuhi emoji bunga matahari yang dalam ilmu filosofi melambangkan semangat dan optimisme.

Namun ralat oleh Kaharuddin di Twitter ternyata tidak se-viral ucapannya yang menyebut jaman Presiden Soeharto lebih bebas dan sejahtera. 

Ia menegaskan kembali ralatnya dengan cuit susulan.

“Orde Lama kita relatif mendapatkan kebebasan tetapi kurang mendapatkan kesejahteraan. Reformasi harusnya menjadi sintesis dari Orde Lama dan Orde Baru, yaitu mendapatkan kesejahteraan dan kebebasan, karena itulah cita-cita dan semangat dari reformasi,” cuitnya pada Minggu, 17 April 2022.

Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Zakky Zuhad selaku Korsu Hukum dan HAM BEM SI pun telah menyatakan apa yang diucapkan Kaharuddin itu meleset. Zakky mengajak kita untuk kembali pada ralat ketua BEM SI di akun Twitter @DinKaharud.

“Udah diralat kok lewat Twitternya (Kaharuddin),” tulis Zakky pada Terkini.id saat dikonfirmasi Selasa, 19 April 2022.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.