Terkini.id, Jakarta – Sosok Gubernur Jawa Tengah, yakni Ganjar Pranowo, belum lama ini lagi-lagi berhasil mencuri perhatian publik.
Pasalnya, dalam survei yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Ganjar ternyata meraih hasil yang tinggi.
Ya, ia menjadi tokoh paling disukai pemilih dalam survei tersebut, bahkan mengalahkan Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.
Sebagai informasi, survei SMRC itu berjudul ‘Prospek Partai Politik dan Calon Presiden: Kecenderungan Perilaku Politik Pemilih Nasional’.
Survei tersebut menempatkan Ganjar Pranowo dengan hasil tinggi mengungguli 17 nama tokoh lainnya yang muncul dalam survei itu.
- Cek Fakta: Dugaan Ketidaksesuaian Uang Transportasi pada Kampanye Ganjar di Makassar
- Momen Keakraban RPG Perbaiki Passapu Ganjar Pranowo Sebelum Kampanye Akbar di Makassar
- Ganjar Pranowo Klaim Pendukung Jokowi di Luar Negeri Pilih Ganjar-Mahfud
- Ganjar Pranowo Ingin Perjuangkan Hak Perempuan dan Disabilitas
- Lewat Pantun di Kampanye Ganjar, Butet Kartaredjasa Sindir Jokowi: Ini Banteng-Banteng yang Dilukai, Siapa yang Melukai?
Survei SMRC tersebut, sebagaimana dilansir terkini.id dari Antara via Seputartangsel pada Jumat, 31 Desember 2021, menunjukkan ada 86 persen yang menyatakan suka pada Ganjar.
Hasil itu ternyata jauh di atas Prabowo yang hanya disukai 71 persen dari yang tahu dan Anies Baswedan yang sebesar 74 persen.
Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas, melalui keterangan tertulisnya pada Kamis kemarin, 30 Desember 2021.
Namun, kendati menjadi tokoh yang paling disukai, tingkat kedikenalan Ganjar Pranowo ternyata masih di sekitar angka 67 persen, sementara Prabowo Subianto sudah 96 persen, dan Anies Baswedan sebesar 86 persen.
Hanya saja, Sirojudin Abbas memang mengatakan bahwa dari Oktober 2020 hingga Desember 2021, awareness atau kedikenalan Ganjar Pranowo naik dari 54 persen menjadi 67 persen (naik 13 persen).
“Peningkatan awareness ini yang membuat elektabilitas Ganjar naik paling signifikan karena Ganjar adalah tokoh yang paling disukai,” ujar Sirojudin Abbas.
Sebagai informasi, pelaksanaan survei SMRC itu dilakukannya pada 8-16 Desember 2021 melalui tatap muka atau wawancara langsung.
Jumlah sampel awal dalam survei tersebut sebesar 2.420 responden yang dipilih dengan metode ‘multistage random sampling’ dari seluruh Indonesia yang berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah.
Namun, response rate atau responden yang dapat diwawancarai secara valid hanya sebanyak 85 persen atau 2.062 responden.
Selain itu, survei ini juga memiliki margin of error sekitar 2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
