Terkini, Makassar – Kalla Institute menggelar rangkaian kegiatan bertema Pancasila yang melibatkan pelajar dan mahasiswa sebagai upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui pendekatan akademik dan kreatif.
Kegiatan yang digagas Mahasiswa Kalla Institute Angkatan 7 ini berlangsung di Auditorium Kalla Institute, 5-6 Februari lalu.
Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Seminar Pancasila dan Kewarganegaraan, Pancasila Poster Competition, serta Pentas Seni. Puncak acara ditandai dengan pelaksanaan seminar, pengumuman pemenang lomba poster, dan pertunjukan seni mahasiswa.
Seminar Pancasila dan Kewarganegaraan 2026 mengusung tema “Lead with Integrity: Kepemimpinan Berbasis Pancasila, Merawat Harapan dan Kepercayaan Masyarakat” dengan menghadirkan Bupati Maros Dr. H.A.S. Chaidir Syam, S.IP., M.H. dan Rektor Kalla Institute Syamril, S.T., M.Pd. sebagai narasumber.
Bupati Maros Chaidir Syam menegaskan bahwa kepemimpinan dapat hadir pada setiap individu, selama mampu menjaga amanah dan integritas.
- Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Aman, Dukung Panen Raya dan Percepatan Swasembada Pangan di Barru
- Plt Dirut PDAM Makassar Pastikan Produksi Air Masih Stabil Meski Memasuki Musim Kemarau
- PLN UID Sulselrabar Dukung Pengembangan UMKM Berdaya Saing di Kabupaten Bulukumba
- Jersey Tim Futsal SMAN 8 Makassar Pakai Logo by.U dari Telkomsel
- Mahasiswa Unhas Gelar Seminar Program Kerja KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 di Desa Tompo Bulu
“Kepemimpinan bisa hadir dalam diri semua orang. Syarat utamanya adalah mampu menjaga integritas dan menjalankan amanah dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Kalla Institute Syamril menjelaskan bahwa kepemimpinan yang berkualitas dibangun melalui delapan komponen utama.
“Kerja sama, motivasi, kompetensi, kemampuan, kepedulian, komunikasi, kekuatan, dan dukungan adalah komponen penting dalam leadership. Jika ini dimiliki, seseorang dapat menjadi pemimpin yang berkualitas,” jelasnya.
Selain seminar, Kalla Institute juga menggelar Pancasila Poster Competition 2026 dengan tema “Gema Aksara, Jiwa Pancasila,” yang diikuti 17 tim pelajar SMA/SMK/MA se-Kota Makassar.
Kompetisi ini dimenangkan oleh Nabilah Qanitah dari SMAN 5 Makassar sebagai Juara 1.
Ketua Panitia, Cahyo Nur Yuda, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah implementasi nilai Pancasila sekaligus ruang berkarya bagi generasi muda.
“Kami ingin nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga diwujudkan melalui karya dan pertunjukan yang edukatif serta menarik,” ujarnya.
Melalui kolaborasi diskusi akademik, lomba kreatif, dan ekspresi seni, Kalla Institute berharap kegiatan ini mampu memperkuat karakter kebangsaan, mengembangkan potensi peserta, serta menumbuhkan kepemimpinan berintegritas di kalangan generasi muda, khususnya di Sulawesi Selatan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
