“Kami sebelumnya telah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak PMI dan BPBD untuk proses evakuasi warga. Ini adalah bukti keseriusan dari tim Yayasan Hadji Kalla dan Kalla Rescue dalam merespons cepat kejadian bencana tahunan seperti ini,”sambung Sapril.
Humas Kalla Rescue, Zainuddin Soadiq, mengungkapkan, salah satu lokasi banjir tertinggi berada di Kecamatan Tallo yang mencapai dada orang dewasa.
Tim Kalla Rescue menjangkau warga dengan perahu karet, lalu mengevakuasi mereka ke tempat pengungsian.
“Ada juga yang ingin dievakuasi ke rumah keluarganya. Kami pun memberikan fasilitas pengantaran kepada mereka. Setiap aktivitas kami selalu berkoordinasi dengan Yayasan Hadji Kalla dan dimonitor Basarnas dan BNPB,” ungkap Soadiq.
Lokasi lain yang dijangkau tim Kalla Rescue ialah Jalan Monginsidi Baru.
Salah seorang ketua RT di wilayah tersebut, Anwar, menjelaskan, warganya memilih untuk mengevakuasi di Aula Universitas Terbuka.
Jumlah warga yang mengungsi sekitar 500 orang. Mendengar informasi tersebut, tim Kalla Rescue pun bergerak cepat menyalurkan bantuan.
“Kami berterima kasih kepada Yayasan Hadji Kalla atas respons cepatnya. Bantuan yang sampai ke warga sungguh sangat membantu terutama untuk para ibu dan anak-anaknya yang kekurangan makanan,” ungkapnya.
Untuk diketahui, Kalla Rescue merupakan tim tanggap bencana yang dibentuk KALLA.
Jumlah personel Kalla Rescue saat ini berjumlah 21 orang yang merupakan karyawan dari berbagai unit bisnis KALLA.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
