Terkini.id, Parepare – Penyambutan hangat yang dilakukan Pemerintah Kota Parepare terhadap wisatawan mancanegara mendapat pengakuan dari Kapten Kapal Pesiar MS Europa, Master Dag Dnergastein.
Pengalungan sarung sutra oleh Ketua PKK Kota Parepare Erna Rasyid Taufan kepada Kapten Kapal Pesiar diiringi tari tradisional ‘Padduppa’ dan ‘Gendrang Bulo’ menambah kesan prosesi penyambutan para wisatawan.
Perpaduan alat musik tradisional dan moderen, seperti kecapi, gendang, dan suling serta gitar, menyatukan irama lagu Bugis tradisional yang didendangkan.
Suguhan itu nampaknya mendapat tempat di hati para wisatawan. Di antara mereka ada yang terlihat berjoget menikmati alunan lagu Bugis, serta mengambil gambar.
“Parepare is a pleasant city to visit. There aren’t many places we visit that get a welcome like this,” ujar Ika Merdeka Sari, mengutip pengakuan Kapten Master Dag, 17 Januari 2020.
- Di Rakernas APEKSI 2026: Wali Kota Makassar Munafri Dorong Penguatan Ketahanan Bencana dan Pangan
- Semen Tonasa Gelar Sunatan Massal bagi Masyarakat Lingkar Perusahaan
- HUT Ke-80 Bhayangkara, Polres Jeneponto Musnahkan Sabu 1 Kg, Bernilai Rp1,2 Milyar
- Kalla Toyota Cetak Rekor Penjualan Juni 2026, Sambut Juli dengan Event Hybrid Terbesar di Makassar
- Poltekpar Makassar Tembus Peringkat Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Ika Merdekasari menerjemahkan, Parepare menurut Kapten Master Dag adalah kota yang menyenangkan atau layak dikunjungi. Tidak banyak tempat yang dikunjungi yang mendapatkan sambutan seperti ini kata dia.
“Parepare is like a small paradise, complete with a mountain beach, all that’s needed is development so that tourists don’t need to go anywhere else,” lanjut Ika Merdekasari kembali mengulang kekaguman Master Dag terhadap Parepare.
“Waktu kami bincang-bincang di atas kapal pesiar, Master Dag mengatakan, bahwa Parepare adalah seperti surga kecil, lengkap dengan pantai gunung. Hanya saja dibutuhkan pengembangan lebih lanjut sehingga wisatawan tidak perlu pergi ke mana pun ketika datang,” ungkapnya.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan juga memuji model penyambutan yang dilakukan Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar).
Konsep dan simbol Islami kata Erna tetap diperhatikan, meskipun yang datang adalah wisatawan mancanegara.
“Saya sangat senang dan bahagia. Kedatangan kapal pesiar berarti Parepare semakin terkenal di kanca internasional, walau memang kita terkenal karena sosok mendiang Habibie, putra kelahiran Parepare sebagai tokoh internasional,” ujar Erna.
Lanjutnya, “Terkhusus Disporapar, terima kasih karena telah memberikan pemahaman yang baik kepada mereka bahwa kota kita kota ulama saat beberapa di antaranya ingin mandi tanpa busana di pantai. Saya juga berterima kasih karena mulai penari, sampai penyanyi semua menggunakan jilbab,” kata Erna.
Ditanya tentang strategi penyambutan yang dilakukan, Kepala Disporapar Parepare, Amarun Agung Hamka menjelaskan, jika sejak malam tadi, pihaknya menyuguhkan irama musik dan makanan tradisional.
Hari ini investasi yang kita lakukakan, biayanya tidak banyak. Kami berharap pelayanan yang kami lakukan dapat berkesan, sehingga para wisatawan bisa menjadwalkan datang lagi ke Parepare. Jika dulunya sekali setahun, mungkin berikutnya bisa dua kali dalam setahun. Kami suguhkan musik tradisional dan makanan tradisional secara gratis. Mereka dampaknya sangat menikmati,” urai dia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
