Terkini.id, Jakarta – Sejumlah kawasan di daerah Bogor dikabarkan kerap dijadikan sebagai lokasi kawin kontrak. Hal tersebut diakui oleh Bupati Bogor Ade Yasin.
Bahkan menurutnya, pada 2019 pihaknya sudah mendeteksi ada enam di kawasan Puncak yang menjadi lokasi utama kawin kontrak.
Akan tetapi, ia mengklaim praktik kawin kontrak sudah tidak lagi ditemukan pada wilayah tersebut semenjak masa pandemi Covid-19. Sebab, tidak ada lagi wisatawan asing yang masuk akibat Covid-19.
“Biasanya kawin kontrak itu dilaksanakan oleh wisatawan asing musiman yang dua-tiga bulan tinggal di sini”
“Tapi sekarang tidak bisa karena pandemi Covid-19, karena mereka tidak bisa masuk dengan bebas. Jadi sudah berkurang sih,” ujar Ade dikutip dari cnnindonesia.com pada Jumat 17 Desember 2021.
Ade mengaku pihaknya juga tidak akan segan-segan menerapkan sanksi pidana apabila masih didapati praktik serupa di masa yang akan datang.
Pasalnya, menurut Ade, kegiatan kawin kontrak tersebut tak ubahnya seperti praktik prostitusi semata.
“Ya, kawin itu kan sebelum pandemi polres juga sudah menangkap juga pelaku kawin kontrak yang ternyata hanya sandiwara saja.”
“Jadi hanya prostitusi yang dibungkus oleh menikah, yang sebetulnya yang nikahin juga bukan amil, jadi itu sandiwara saja,” tutur Ade.
Untuk menjaga kejadian kawin kontrak terulang kembali, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta Pemerintah Bogor menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) terkait praktik kawin kontrak dan kawin wisata.
“Meminta Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menyikapi problematika Kawin Kontrak dan/atau Kawin Wisata yang banyak terjadi di wilayah Kabupaten Bogor dengan menerbitkan Peraturan Daerah tentang larangan dan antisipasi praktik tersebut,” tugas salah satu poin hasil Ijtima Ulama MUI Kabupaten Bogor yang dikutip dari situs resmi Pemkab Bogor.
Karena itu, Pemkab Bogor rencananya akan segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbub) terkait larangan kawin kontrak.
“Bisa melalui Perbub, Perda atau Surat Edaran Bupati juga bisa. Untuk pencegahan terjadinya kawin kontrak,” ujar Ade Yasin.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
