Masuk

Kecelakaan Maut di Balikpapan Jadi Pembelajaran Serius, Kemenhub Mau Evaluasi Operasional Truk

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Pemerintah mengimbau kepada seluruh pelaku usaha khususnya pada angkutan barang agar lebih mengutamakan aspek keselamatan. Hal ini buntut kecelakaan truk di Balikpapan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi mengungkapkan hal ini menjadi pembelajaran serius untuk setiap pelaku usaha agar mengedepankan aspek keselamatan ketika berkendara.

“Saya turut berduka cita yang mendalam atas kecelakaan truk yang terjadi Jumat kemarin di Balikpapan,” jelas dia dalam keterangan tertulis, Sabtu 22 Januari 2022.

Baca Juga: Bandara Sultan Hasanuddin Siapkan Parkir Pesawat VVIP KTT G20

Dia mengungkapkan pihaknya melakukan peninjauan lapangan langsung yang diwakili oleh Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XVII Kalimantan Timur-Kalimantan Utara, Avi Mukti Amin.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan tim KNKT yang saat ini sedang menginvestigasi kejadian untuk mengetahui penyebab kecelakaan,” jelas Budi.

Budi mengatakan bahwa uji KIR wajib dilakukan melalui pemerintah daerah setempat agar dapat memastikan bahwa kendaraan yang digunakan layak, aman dan selamat.

Baca Juga: Wali Kota Makassar Berseteru Dengan Kemenhub dan MTI Soal Ojol Day

“Pemerintah Pusat dalam hal ini sudah membuat Norma Standar Prosedur dan Kriteria (NSPK) dalam perizinan usaha di sektor transportasi dan uji KIR bagi kendaraan bermotor dilakukan oleh pemerintah daerah,” jelas dia dikutip dari laman detikcom.

Pihaknya menyerahkan penyidikan terkait kecelakaan kepada polisi dan akan mendukung penyidikan kecelakaan serta siap bekerja sama untuk mengusut kecelakaan di Rapak.

“Ke depan, kami akan melakukan evaluasi terhadap jam operasional kendaraan berat dan terus melakukan pengawasan terhadap angkutan barang yang akan masuk ke kota baik dari pelabuhan maupun dari luar kota,” tambah Budi.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan manajemen kecepatan pada ruas jalan terdampak dan mengevaluasi terkait perlunya jalur khusus angkutan barang terutama pada wilayah-wilayah yang rawan