Kecewa dengan Negara-Negara Islam Tak Mampu Bela Palestina, Amien Rais Lantang Serukan Ruhul Jihad

Terkini.id, Jakarta – Tokoh reformasi Amien Rais secara blak-blakan mengaku kecewa dengan negara-negara Islam yang ia nilai tidak mampu membela Palestina.

Padahal, menurut Amien Rais, Israel warganya hanya berjumlah 9 juta, tetapi bisa memporak-porandakan negara-negara dengan penduduk Muslim yang jumlahnya ratusan juta.

Adapun hal tersebut diungkapkan pendiri Partai Ummat itu dalam sebuah video berdurasi sekitar 10 menit yang diunggah di akun Instagram Partaiummatofficial. 

“Ini dilematis sekali, jumlah pendudum Israel itu cuma 9 juta lebih sedikit, sementara jumlah orang Arab, dari Mesir, Yaman, Saudi, Uni Emirat Arab, sampai Sudan jumlahnya 423 juta,” bukanya, seperti dikutip terkini.id dari GenPi.co pada Minggu, 16 Mei 2021.

“Orang Israel yang kecil itu bisa memporak-porandakan bangsa Arab yang Muslim itu karena tidak tahu apa yang mau dikerjakan,” sambungnya. 

Menurut Amien Rais, hal ini diperparah pada kesepakatan tanggal 23 November 2020 lalu di mana ada perjanjian rahasia antara Perdana Menteri (PM) Israel dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman.

Lalu, tuturnya, Amerika Serikat yang menjadi perantara akhirnya sukses membangun poros Israel, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir.

“Nah, kelima negara ini jumlahnya cukup besar, alasannya ekonomi dan macam-macam. Tapi bayangkan, khadimul haramain, Muhammad bin Salman yang kita banggakan itu, telah tunduk, bertekuk lutut dengan zionisme itu, dan menurut saya ini peristiwa yang luar biasa,” ungkap Amien Rais panjang lebar. 

Oleh sebab itu, pendiri PAN itu mewanti-wanti kepada negara-negara Islam agar tidak bersikap seperti tidak tahu masalah.

Sayangnya, Amien Rais pun membeberkan, keterlambatan ini diperparah dengan kondisi Islamofobia di era pemerintahan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Untuk itu, selanjutnya ia menyerukan ruhul jihad dengan menyinggung salah satu surah dalam Al-Qur’an. 

“Satu saja saya katakan, Saudaraku. Tanpa ruhul jihad kita akan terlambat, Saudara-saudaraku,” katanya.

“Jadi, dalam surat Al Anfal ayat 60, jadi Allah menyuruh orang beriman untuk mempersiapkan kekuatan,” lanjut Amien. 

“Kekuatan kavaleri pasukan berkuda, kemudian melakukan segala persiapan itu. Untuk apa? Untuk menyongsong musuh-musuhmu yang mau menghilangkanmu dari muka bumi ini, kemudian Allah mengetahui apa yang tidak kamu ketahui,” sambungnya.

Tak hanya itu, Amien Rais juga menyerukan umat Islam untuk menaati Allah SWT.

“Kemudian, kata Allah, berinfaqlah di jalan Allah, kemudian itu akan diganti oleh Allah dan Allah tidak akan berbuat zalim kepada hamba-hambanya.”

Mantan Ketua MPR RI ini pun merasakan bahwa suasana Idul Fitri kali ini tidak begitu menyenangkan karena negara Islam yang masih utuh tinggal Indonesia, Malaysia, dan Turki.

Sisanya, Amien Rais mengaku tidak tahu masa depan negara-negara Islam lain seperti apa.

Yang jelas, ia melihat banyak negara Muslim sudah menjual diri kepada Amerika karena setiap tahun mendapatkan USD 3 miliar.

“Keterbelahan bangsa sudah semakin jelas, tetapi kita tetap tegar, merasa barangkali. Jadi, mari kita renungkan kembali di bulan Ramadan kita bawa terus ke bulan-bulan Ramadan berikutnya, kalau kita masih ditakdirkan bertemu tamu yang mulia itu,” tutup Amien Rais.

Bagikan