Kejam, Samsir Bunuh Pacarnya dan Tulis Kalimat ‘Mati Kw’ Pakai Darah di Dinding

Terkini.id, Jakarta – Pembunuhan kejam dilakukan oleh seorang pria bernama Samsir Halomoan Harahap, terhadap pacarnya sendiri, Rubiah alis Bian.

Ironisnya, Samsir juga diduga menjadi penulis kalimat ‘mati kw’, yang ditemukan pada dinding dinding kamar kos korban. Tulisan itu dibuat dengan darah korban.

Samsir Halomoan Harahap kini ditangkap dua hari setelah membunuh pacarnya Rubiah alias Bian di kos Jl Punak, Medan, Sumut.

“Sudah sering berantem, diduga sudah merencanakan,” kata Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Philip Antonio Purba seperti dilansir dari detikcom, Senin 9 Desember 2019.

Pembunuhan tersebut terjadi di kos Bian pada Rabu 4 Desember 2019. Polisi menduga pelaku memukuli korban lalu menikam leher dengan pisau cutter.

Menarik untuk Anda:

“Hasil autopsi ditikam, sebelumnya dipukul tiga kali keningnya,” kata Iptu Philip.

Soal tulisan ‘mati kw’, polisi menyebut tulisan ini dibuat sekitar dua minggu sebelum kejadian. Polisi meluruskan informasi sebelumnya yang menyebut tulisan di dinding kamar kos korban dibuat dengan darah korban.

“Pakai lipstik, ditulis sebelumnya (sebelum kejadian), karena suka bertengkar,” sambung Iptu Philip.

Pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP, Pasal 365, Pasal 351. Pasal 365 disertakan, karena polisi menemukan handhpone korban di tangan pelaku.

“HP korban ada di tangan pelaku,” ujar Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto dalam rilis di Mapolsek Medan Baru, Senin (9/12).

Sementara itu, keluarga Rubiah berharap tersangka pembunuhan dihukum seberat-beratnya. Keluarga berharap Samsir dihukum setimpal dengan perbuatannya.

“Kami berharap pelaku dihukum seberat-beratnya. Harus setimpal,” ujar kakak sepupu Bian, Kemala Dewi di Mapolsek Medan Baru.

Menurut Kemala, Bian yang berusia 17 tahun ini pernah menikah kemudian bercerai.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Reaksi Istana Terkait Ancaman FPI dan PA 212 Boikot Pilkada

Meski Sakit Kritis, Bocah Ini Terus Lantunkan Ayat Suci Alquran

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar