Terkini.id, Jakarta – Chip yang langka dan menghantam dunia industri teknologi perlahan teratasi, CEO perusahaan semikonduktor AMD, Lisa Su mengatakan jika krisis ini akan mulai mereda pada paruh kedua tahun 2022. Su juga memperingatkan bahwa pasokan chipset pada paruh pertama tahun 2022 akan semakin ketat.
Dikutip dari Kompas, pabrik chip akan berupaya memenuhi permintaan pasar yang macet karena pandemi. Beberapa pabrik berencana menambah pabrik baru untuk menutup kekurangan stok komponen microchip dan PC lainnya.
Lisa Su mengatakan jika pabrik-pabrik tersebut akan mulai memproduksi chip baru dalam beberapa bulan ke depan, pemulihan akan berlangsung secara bertahap dan memperbanyak kapasitas produksi yang tersedia.
Di sisi lain krisis kelangkaan chip ini dipicu oleh pandemi covid-19 yang menghantam dunia, saat awal pandemi kebutuhan PC meningkat tajam sehingga penduduk seluruh dunia dihimbau untuk beraktivitas dan bekerja dalam rumah untuk meminimalisir penyebaran covid-19.
Meskipun ekonomi berangsur pulih, Lisa Su mengatakan permintaan chip juga tetap tinggi. Hal ini juga menyebar ke industri lainnya seperti otomotif.
Di tengah krisis, saham AMD justru melonjak lebih dari 120 persen sejak awal tahun 2020 dan lebih dari 108 dollar AS atau sekitar Rp 1,5 juta.
Mengutip dari Kompas, AMD tidak memproduksi chip mereka sendiri, AMD bermitra dengan pihak ketiga seperti pabrik chip Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) untuk proses produksinya.
Lisa Su juga memprediksi pasar semikonduktor ini akan normal kembali pada pertengahan tahun 2022 mendatang, tidak hanya kembali normal namun chipset akan semakin berlimpah bahkan oversupply di tahun 2023. Hal ini terjadi karena penambahan kapasitas chipset besar-besaran di akhir 2022.
IDC juga memperkirakan pasar semikonduktor tumbuh 17, 3 persen di akhir tahun ini, lebih tinggi dari tahun kemarin yang hanya tumbuh 10, 8 persen saja.
Dikutip dari laman CNBC Indonesia, jika kelangkaan chip saat ini tidak begitu terdampak pada industri otomotif mengingat mobil segmen di bawah Rp 300 juta tidak banyak menggunakan chip berteknologi tinggi.
referensi:
https://tekno.kompas.com/read/2021/09/29/11090027/amd-sebut-kelangkaan-chip-berakhir-tahun-depan
https://www.cnbcindonesia.com/news/20210928124805-8-279756/pengamat-kelangkaan-chip-tak-berefek-besar-ke-otomotif-ri
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
