Terkini.id, Jakarta – Iwan Supriyanto, Direktur Prasarana Strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, mengatakan Pemprov Papua sudah menunjuk 3 pengelola sarana dan prasarana olahraga PON Papua 2021. Salah satunya adalah kaum milenial yang bisa memanfaatkan fasilitas olahraga itu untuk kegiatan-kegiatan non-olahraga. Seperti festival adat dan budaya, kuliner, musik, dan lain sebagainya.
Iwan mengatakan fasilitas-fasilitas cabang olahraga dan sarana-prasarana PON 2021 tentu tidak boleh terabaikan pasca-PON.
“Fasilitas-fasilitas cabang olahraga dan sarana-prasarana PON 2021 itu tentu tak boleh terabaikan pasca-PON. “Nah, itu. Dalam setiap pesta, yang repot kan yang cuci piring,” kata Iwan.
Menurut Iwan, pemanfaatan semua fasilitas sarana-prasarana PON itu sejak awal juga sudah diingatkan Presiden Joko Widodo. Sarana dan prasarana itu tak boleh mubazir, tak terurus, tersia-siakan.

Karena itu, Iwan menegaskan, Kementerian PUPR juga sudah mendorong agar terjadi kerja sama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua dengan pihak-pihak tertentu untuk pengelolaan dan pemanfaatan venue-venue selepas PON Papua.
- Bupati Jeneponto Kembali Sambangi Kementerian PUPR, Tindak Lanjuti Pembangunan Pasar Karisa
- Kementerian PUPR, Anggota DPR, DPRD Sulsel Hadir di Jeneponto, Ini yang Dibahas
- Pemprov Sulsel Terima 3 Aset BMN dari Kementerian PUPR
- Kerjasama Kementerian PUPR, STT Baramuli Gelar Pelatihan BIM
- Kementerian PUPR: Sistem Keamanan Bendungan PT Vale Patut Jadi Contoh
“Itu juga sebabnya setiap calon penyelenggaraan dituntut punya konsep menyangkut komitmen keberlanjutan,” kata Iwan, dilansir dari detiksport, Kamis 14 Oktober 2021.
Salah satu tugas Pemprov Papua adalah membangun atmosfer olahraga yang kondusif agar stadion-stadion yang sudah ada dan bertaraf internasional itu bisa dimanfaatkan secara maksimal.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
