Ini Alasan Pemprov Papua Batal Terapkan Lockdown

Terkini.id, Jayapura – Ini alasan Pemprov Papua batal terapkan lockdown. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua batal menerapkan penguncian wilayah atau lockdown. Kendati belum ada rapat evaluasi bersama antar pemerintah dan instansi terkait, namun istilah lockdown akan diganti dengan istilah Pemberlakuan Pembatasan Kegiata Masyarakat (PPKM).

Ketua Harian Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Papua Welliam R Manderi menjelaskan, istilah lockdown yang sempat diwacanakan Satgas Covid-19 ataupun pemerintah daerah (Pemda) digaungkan atas tingginya angka Covid-19 dalam kurun waktu dua minggu sejak awal Juli 2021.

“Jika muncul istilah lockdown, sebenarnya karena bentuk keprihatinan karena kondisi (angka Covid-19) di Papua. Namun yang akan diberlakukan adalah PPKM, sesuai anjuran pemerintah,” ungkap Manderi, Minggu 1 Agustus 2021.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Sulsel Mulai Melandai dan Dibawah Standar WHO,...

Dilansir dari bumipapua via kumparancom, Minggu 1 Agustus 2021, penerapan PPKM akan dibahas bersama dengan Gubernur Papua Lukas Enembe dan instansi terkait dalam waktu dekat.

“Penerapan PPKM akan dilakukan berdasarkan kondisi dan situasi Papua. Jadi, jika ada pembatasan yang dilakukan, ada beberapa pengecualian, misalnya terkait aktivitas transportasi laut dan udara yang akan dibatasi,” imbuh Manderi.

Baca Juga: Plt Gubernur Sulsel Dapat Bantuan 20 Unit Oksigen Konsentrator

Ia juga mengungkapkan, kondisi di Papua berbeda dibandingkan di luar Papua, mulai dari geografis dan lain sebagainya, sehingga pihaknya akan menerapkan PPKM sesuai kearifan lokal.

“Termasuk syarat menggunakan transportasi laut dan udara akan diperketat, misalnya dengan adanya sertifikat vaksin, hasil antigen juga PCR serta lain sebagainya,” papar Manderi.

Sekadar diketahui, data Satgas Covid-19 Papua, angka kumulatif hingga 30 Juli 2021 berjumlah 35.199 kasus, sembuh 27.144, dirawat 7.209, dan meninggal 846 kasus.

Baca Juga: Plt Gubernur Sulsel Dapat Bantuan 20 Unit Oksigen Konsentrator

 

Bagikan