Terkini.id, Palopo – Kepala Kesbangpol Baso Sulaiman, mewakili Wali Kota Palopo menghadiri pembukaan pembekalan dan pelepasan Kuliah Kerja Lapang Plus (KKLP) Angkatan XXVIII tahun 2020 yang dilaksanakan Yayasan Pembinaan STISIPOL Veteran Palopo dengan tema membangun dan mewujudkan desa/kelurahan di Auditorium Saokotae, Jumat 13 Maret 2020.
Ketua STISIPOL Veteran Palopo Ilyas mengatakan, KKLP ini untuk pertama kalinya dilakukan di 4 kabupaten. Tahun lalu kegiatan pembekalan KKLP dilakukan berpusat Kota palopo.
“Jadi sekarang tidak, karena mahasiswa kita tersebar di 4 kabupaten, jadi setiap kabupaten melakukan pembekalan sendiri,” ungkap Ilyas.
Jurusan yang melaksakan KKLP yaitu Jurusan Administrasi Negara dengan jumlah mahasiswa sebanyak 332. KKLP dilaksakan selama 2 bulan.
Ilyas menambahkan untuk lokasi. Kota palopo, Kabupaten Luwu Timur, Kabupaten Luwu Utara, dan Kabupaten Luwu. Jumlah lokasi sebanyak 16 lokasi.
- Ferdinand Sinaga Perkuat Dokter Koboi FC, Siap Jadi Kuda Hitam di Wali Kota Makassar Cup 2026
- Harga Pupuk Subsidi di Bone Tembus Rp110 Ribu, DPRD Sulsel Soroti Dugaan Permainan Distribusi
- Stadion Ganggawa Kembali Bergairah, Bupati Syaharuddin Alrif Resmi Buka Sidrap Cup 2026
- Pupuk Indonesia, Penyuluh dan Petani Klarifikasi Pemberitaan Soal HET dan Penjualan Paket di Bone
- Makassar Virtual Run Dorong Gaya Hidup Sehat dan Partisipasi Warga Mengawasi Kota
Harapannya untuk mahasiswa yang melaksanakan KKLP semuanya lulus dengan baik. Karena belum tentu mereka lulus. Misalkan mereka malas ikut ke lokasi merupakan indikator dari penilaian.
“Kalau mereka 2-3 kali tidak ke lokasi KKN maka mereka tidak lulus,”
Kepala Kesbangpol Kota Palopo Baso Sulaimam mengatakan, Kota palopo merupakan daerah otonom dengan bentuk dan model pemerintahan serta letak wilayah geografis yang berpisah dari induknya yakni Kabupaten Luwu.
Kota palopo terbagi atas 9 kecamatan dan 48 kelurahan dan sebagian besar wilayah palopo terdiri atas dataran rendah seperti pesisir pantai.
Dengan mengamati pemerintah saat ini maka, terlihat kesungguhan pemerintah dalam menata dan memaksimalkan potensi yang ada di Kota Palopo. Misalnya mengusahakan kesejahteraan bagi kurang lebih 200 jiwa penduduk, meningkatkan perekonomian, menyediakan kesehatan masyarakat, mencerdaskan anak anak dan membangun iman dan takwa umat yang beragama.
Palopo pada prinsipnya tidak memiliki sumberdaya alam yang signifikan, tetapi memiliki sumber daya manusia dan kebudayaan. Palopo dianugerahi dengan kehadiran generasi baru yang demokratis dan organisasi.
“Tentunya sejalan denga misi Kota Palopo adalah terwujudnya Kota Palopo sebagai kota maju, inovatif , berkelanjutan di tahun 2023,”.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
