Terkini.id, Jakarta – Dua tahun sudah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin di indonesia. Sejumlah survei, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi-Ma’ruf menurun.
Lembaga survei Indikator Politik memotret suara responden dan membandingkan hasilnya, antara Februari 2020 dengan Februari 2021. Hasilnya, ada kenaikan angka ketidakpuasan atas kinerja Jokowi.
Februari 2020, 26,1 persen responden kurang puas dan 2,0 persen responden tidak puas sama sekali. Pada Februari 2021, 33 persen publik kurang puas dan 2,6 persen tidak puas sama sekali.
Dilansir dari detikcom, survei Indikator Politik pada leriode survei antara 13 sampai 17 April 2021. Hasilnya, 63,7 persen sangat puas atau cukup puas, 31 persen kurang puas, dan 3,4 persen tidak puas sama sekali.
Setelah ada tren kenaikan, selanjutnya terjadi tren penurunan mulai bulan Juli. Charta Politika melihat ada penurunan tingkat kepuasan atas kinerja pemerintahan Jokowi-Ma’ruf, lewat survei 12-20 Juli 2021. Saat itu, hasil surveinya menunjukkan 62 persen sangat puas dengan Jokowi-Ma’ruf, 34,1 persen tidak puas, dan 3,5 persen tidak tahu atau tidak menjawab.
Kembali, lembaga Indikator pimpinan Burhanuddin Muhtadi melakukan survei. Namun kali ini, hasilnya bukanlah kenaikan kepuasan lagi, namun penurunan tingkat kepuasan atas kinerja Jokowi.
Survei Indokator pada 30 Julli-4 Agustus 2021 menunjukkan 8,1 persen responden sangat puas terhadap kinerja Jokowi, 51,2 persen cukup puas, 31,4 persen kurang puas, dan 7,1 persen tidak puas sama sekali. Ada 2,1 persen yang tidak tahu/tidak menjawab.
Perbandingan dengan survei sebelumnya, terlihat ada penurunan kepuasan. Pada Februari 2021, tingakt kepuasan mencapai 63 persen, naik sedikit pada April 2021 menjadi 64 persen, dan menurun lagi pada Juli 2021 menjadi 58 persen.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
