“Alhamdulillah saya juga didukung oleh anggota tim saya, Laila dan Aksay yang sangat kompak. Saya tentu bersyukur atas apa yang saya raih, ini bukan kali pertama saya berpartisipasi di kegiatan wonder preneur fest ini. Tahun lalu saya juga ikut untuk kategori Poster Promosi Desa Wisata dan berhasil meraih Juara 2,”sambung Yusran.
Sementara itu untuk kategori lomba Business Idea, Poltekpar Makassar diwakili oleh Muhammad Fikri Haikal dari Program Studi Destinasi Pariwisata.
Menurut Fikri dalam kompetisi Business Idea yang diikutinya dia terlebih dahulu harus merancang ide bisnis yang berpotensi diimplementasikan dan sukses di pasar pada bidang Kuliner, Fashion, Kriya, Aplikasi Digital, dan Jasa Pariwisata.
Setelah itu mereka diharuskan untuk menyusun proposal yang kemudian dipresentasikan di depan juri.
“Pada kompetisi ini saya mengangkat RenewBag yakni Totebag Ramah Lingkungan dimana produk ini dibuat dari limbah plastik daur ulang yang bertujuan untuk mengurangi dampak negatif limbah plastik terhadap lingkungan,”imbuhnya.
- Di Sungai Mataparallu, Jejak Kokoh Perjuangan TNI Membangun Jembatan Penghubung Desa Samataring dan Lurah Tolo Timur
- Rapat Paripurna DPRD Sulsel, PPP Pertanyakan Hilangnya Potensi Pendapatan Rp1 Triliun
- Syaharuddin Alrif Lepas Atlet Porsenijar PGRI Sidrap ke Lomba
- Four Points by Sheraton Makassar Gelar Nobar FIFA World Cup Gratis di Best Brews 24 Jam
- Wujudkan Good Corporate Governance, PJM Terapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan di Seluruh Grup
“RenewBag memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang peduli lingkungan sambil memberikan solusi yang ramah lingkungan untuk mengurangi pencemaran sampah plastik, Renewbag juga mengutamakan fungsi dan desain menarik yang dapat digunakan oleh user dalam kegiatan apapun,”lanjut Fikri.
Direktur Potekpar Makassar Dr. Herry Rachmat Widjaja, MM.Par., CHE mengatakan senang dan bangga atas prestasi yang diraih oleh mahasiswanya pada kompetisi tersebut.
Dia menyampaikan bahwa akan terus mendorong dan mendukung mahasiswa untuk berpartisipasi pada lomba dan kompetisi untuk mengasah serta mengembangkan kemampuan, keterampilan, dan potensi diri dari mahasiswa.
“Kami ingin mereka dapat mengembangkan potensi dan kemampuan mereka dengan berpartisipasi pada berbagai kompetisi terutama pada ajang yang bekaitan langsung dengan keilmuan ataupun kompetensi dan keterampilan mereka,”ujarnya.
“Selain kompetisi yang di Lombok, kami juga akan mengikuti berbagai kompetisi dan ajang yang diselenggarakan oleh beberapa kampus seperti Poparnas di Palembang, Kompetisi Pariwisata Indonesia di Bandung, dan Geo Tourism Fest di Medan,”tandas Herry.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
