Terkini.id, Jakarta – Seorang pria berusia 19 tahun di Deli Serdang, Sumatera Utara nekat membakar ruangan di Panti Asuhan Yayasan Adonai Cinta Anak Nusantara, Jumat, 26 Juni 2020.
Panti asuhan tersebut berlokasi di Jalan Kwala Simeme, Desa Kwala Simeme, Kecamatan Namo Rambe.
Pelaku berinisial MB ini nekat membakar ruangan panti asuhan itu lantaran kesal usai ditegur saat dirinya tengah asik bermain handphone (HP).
Kasat Reskrim Polsek Namo Rambe Ipda Oloan Samosir mengatakan, pelaku melakukan aksi pembakaran itu karena merasa sakit hati usai ditegur oleh pimpinan panti asuhan tersebut saat ia bermain HP.
“Karena ditegur, MB pun sakit hati. Kemudian pelaku mengambil bensin di gudang lalu menyiramkannya ke ruang bendahara dan selanjutnya menyulut mancit (korek api gas) dn seketika api pun membesar,” ujar Oloan, Jumat, 26 Juni 2020 seperti dikutip dari kompascom.
- Temu Pendidik Nusantara XIII Perkuat Ekosistem Pendidikan Desa
- Jelang Puncak HUT ke-50, LPM Profesi UNM Bakal Kumpulkan Para Alumni se-Indonesia
- Pegawai RSUD Latopas Bebas Tarif Parkir, Setoran Rp20 Juta Murni Pendapatan Daerah
- Coffee Class for Kids di Myko Cafe, Mengenalkan Dunia Kopi dengan Cara yang Menyenangkan
- Liburan Sekolah Makin Seru Bersama Menu Favorit Anak di Myko Cafe
Oloan mengatakan, peristiwa kebakaran tersebut diketahui oleh seseorang yang tinggal di asrama panti asuhan itu
Saat kejadian, kata Oloan, saksi mencium asap lalu mencari asalnya.
Setelah menemukan sumber asap tersebut, saksi kemudian melihat ruang bendahara sudah terbakar.
“Setelah itu saksi memanggil rekan-rekan lainnya untuk memadamkannya secara manual. Api bisa dipadamkan pada sekitar pukul 19.45 WIB,” ujarnya.
Pihak panti asuhan pun melaporkan peristiwa itu ke aparat berwajib.
Polisi yang mendapatkan laporan tersebut langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Setelah diselidiki, kata Oloan, pelaku diketahui berinisial MB. Ia pun mengakui perbuatannya tersebut saat dirinya ditangkap aparat.
“Iya, tersangka sudah ditangkap dan ditahan. Sampai sekarang, sudah ada enam orang saksi yang kita minta keterangannya,” ujarnyan
Saat ini, tersangka pembakaran panti asuhan tersebut telah ditahan di Polsek Namo Rambe untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
