Terkini.id, Makassar – Ketua DPD Serikat Buruh Kimia Energi dan Pertambangan konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KEP. KSPSI) Ryan Latief turut prihatin atas kejadian kericuhan di lokasi proyek PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) Morolawi Utara.
Ia menyampaikan keprihatinan atas aksi kejadian tersebut.
“Tentu kejadian ini membuat kami sangat prihatin dengan kondisi saudara-saudara kami serikat buruh yang ada di PT GNI,” kata Ryan, yang juga pengusaha tambang asal Sulawesi Selatan ini kepada terkini.id, Senin 16 Januari 2022.
Ryan berharap atas kejadian ini agar ada peran aktif dari Pemerintah Pusat untuk meredam kerusuhan yang terjadi.
“Di sini pemerintah harus berperan aktif dalam menyelesaikan kisruh ini agar tidak terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan,” bebernya.
“Kami juga dari DPD Serikat Buruh Kimia Energi dan pertambangan siap memberikan bantuan mediasi terhadap persoalan buruh dan manajemen agar persoalan ini tidak semakin melebar dan menelan korban jiwa dan harus segara terjadi kesepakatan antara serikat buruh dan Manajemen Perusahaan PT GNI,”urai Ryan.
Diketahui dalam kerusuhan yang menewaskan korban jiwa tiga orang di lokasi proyek PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) di Morolawi Utara ini tengah didalami pihak kepolisian.
Sebagai informasi juga bahwa bentrokan di Morowali Utara itu terjadi antara karyawan warga negara asing (WNA) dengan warga negara Indonesia (WNI) PT GNI Morowali Utara, Sulawesi Tengah.
Bentrokan antara WNA dan WNI PT GNI Morowali Utara, Sulawesi Utara terjadi pada Sabtu 14 Januari 2023 malam sekitar pukul 11.20 Wita.
Mulanya bentrokan terjadi di Pull Dump Truck yang mengakibatkan terjadinya penganiayaan terhadap WNI oleh WNA.
Kronologi
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
