Terkini, Jeneponto – Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sipakainga’, Desa Pattiro, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Baharuddin Ledeng, memberikan klarifikasi terkait gudang Lumbung Pangan yang dialihfungsikan menjadi dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baharuddin menjelaskan secara rinci awal mula pembangunan lumbung pangan tersebut. Ia menegaskan lahan tempat berdirinya bangunan merupakan milik pribadinya yang dihibahkan untuk pembangunan.
“Lahan tersebut milik saya, saat itu saya hibahkan untuk dibangun Lumbung Pangan oleh Dinas Ketahanan Pangan, setelah selesai Lumbung Pangan tersebut dihibahkan ke Gapoktan Sipakainga’, Ketua Gapoktan Sipakainga’ itu saya,” jelas Baharuddin Ledeng, Senin, 4 Agustus 2026.
Terkait alih fungsi bangunan, Baharuddin menegaskan bahwa status sewa dilakukan secara resmi oleh Gapoktan selaku penerima hibah dan pengelola lumbung.
“Jadi Gudang lumbung pangan itu disewakan oleh Gapoktan ke Mitra SPPG, semua peralatan lumbung pangan utuh ada, tidak ada yang hilang, dana sewanya masuk di Kas Gapoktan,” tegasnya.
- Hadiri Rakerkonas APINDO di Makassar, AYP Dorong Kolaborasi Pengusaha dan Pemerintah
- KKN-T Unhas Kenalkan Ecoprint kepada Siswa SDN 56 Parepare, Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini
- DPRD Sulsel Bahas Dua Ranperda Strategis untuk Genjot Kemandirian Fiskal dan Optimalisasi BUMD
- APINDO Bantaeng Bidik Pengembangan Perkebunan Modern, Andalkan Kolaborasi dan Teknologi
- Hadiri Rakerkornas APINDO, Bupati Barru Andi Ina Dorong Investasi Berbasis Potensi Daerah
Pernyataan tersebut dibenarkan oleh pihak Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Mitra SPPG mengaku menyewa bangunan Lumbung Pangan tersebut langsung dari Gapoktan Sipakainga’ yang diketuai Baharuddin Ledeng.
Sebelumnya, Lumbung Pangan di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, yang dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) diduga dialihfungsikan menjadi dapur MBG.
Informasi tersebut disampaikan oleh salah seorang warga Desa Pattiro, Kecamatan Bangkala kepada Terkini.id, Selasa, 4 Agustus 2026.
“Lumbung pangan yang dibangun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pertanian Dinas Ketahanan Pangan (DKP), sekarang dijadikan dapur MBG,” kata warga yang enggan disebutkan identitasnya tersebut.
Untuk diketahui, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Jeneponto memprogramkan penyediaan lumbung pangan bagi kelompok tani. Program tersebut dilaksanakan melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Jeneponto.
Penyediaan lumbung pangan itu dikhususkan kepada kelompok tani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Penyediaannya dimaksudkan sebagai upaya menjaga cadangan pangan, serta dapat membantu masyarakat dalam menjaga kebutuhan pangannya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
