Ketua Komisi II DPRD Palopo Gelisah Terkait Aturan Zonasi

Ketua Komisi II DPRD Palopo, H. Andi Herman Wahidin

Terkini.id.Palopo – Ketua Komisi II DPRD Palopo, H. Andi Herman Wahidin gelisah terkait aturan sistem zonasi di Kota Palopo yang berdampak pada beberapa wilayah.

Hal tersebut disampaikan Politisi Partai Persatuan Indonesia (PDI) Perjuangan ini, saat di temui di ruang komisi II Kantor DPRD Kota Palopo, Senin 8 Juli 2019.

Menurutnya secara umum DPRD  mendukung kebijakan tersebut. Namun demikian, dirinya mengaku gelisah melihat dampak aturan ini. Karena beberapa wilayah di Kota Palopo jarak sekolah mencapi 3 hingga 4 kilometer.

Seperti wilayah Kelurahan Pontap Kecamatan Wara Timur. Jarak SMP Negeri terdekat diantaranya SMP Negeri 2, SMP Negeri 3 dan SMP Negeri 4 mencapi 3 sampai 4 kilometer.

“Jarak zonasi yang menjadi ketentuan untuk jenjang pendidikan SMP adalah 1 kilometer, sehingga banyak anak anak yang terancam tidak terakomodir kalu jrak itu yang jadi acuan,” jelas Herman Wahidin.

Lanjutnya, dengan kondisi seperti ini, Dinas Pendidikan Kota Palopo sudah harus memikirkan untuk membangun sekolah SMP Negeri di Kelurahan Pontap, apalagi kelurahan tersebut meeupakan kawasan padat penduduk.

“Jadi kalau sistem zonasi ini berlanjut, maka Dinas Pendidikan wajib membangun sekolah SMP Negeri lagi, khususnya di wilayah Pontap,” ujarnya.

Ditambahkan Herman Wahidin,  bukan hanya sekolah SMP yang sangat dibutuhkan masyarakat di wilayahnya, namun juga  membutuhkan bangunan Sekolah Dasar Negeri. (SDN) karena SDN terdekat adalah SD Negeri 78.

“Meski tidak kena aturan zonasi untuk tingkat SD, tapi kelurahan pontap sangat membutuhkan, apalagi Kelurahan Pontap merupakan wilayah padat di Kota Palopo,” tutupnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Palopo

Pemkot Palopo Apresiasi Gelaran Semantik Uncok

Terkini.id, Palopo - Universitas Cokroaminoto (Uncok) Palopo Fakultas Teknik Komputer menggelar seminar nasional teknologi informasi dan komputer (Semantik) yang digelar di Aula Universitas Cokroaminoto Palopo