Kisah Wina Febriyanti La Dini dari Fakfak, Jatuh Bangun Kejar Cita-cita

Kisah Wina Febriyanti La Dini dari Fakfak, Jatuh Bangun Kejar Cita-cita

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

“Berbagai kesempatan sudah saya coba, mulai dari tes CPNS, Korps Wanita Angkatan Darat, bahkan tes kepolisian, meski hasilnya masih belum beruntung. Saya akhirnya putuskan untuk pulang kembali ke Fakfak, dengan niat ingin mendaftar kuliah, tapi semua pendaftaran sudah tutup pada saat itu,” sambungnya kemudian.

Di tengah momen tersebut, Wina menerima informasi dari kakaknya bahwa PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) tengah mengadakan seleksi Program beasiswa Pendidikan Vokasi Industri Setara Diploma I bagi putra-putri di Kabupaten Fakfak. 

Mendengar kesempatan tersebut, Wina pun segera mendaftarkan diri ke beasiswa PKT di bulan November 2021, yang ketika itu juga sudah hampir masa penutupan pendaftaran.

Tantangan yang dihadapi Wina untuk melanjutkan studinya merupakan salah satu kisah dalam dunia pendidikan di Wilayah Indonesia Timur yang kerap dihantui berbagai tantangan penghambat akses pendidikan. 

Seperti kurangnya fasilitas yang cukup memadai untuk menunjang kemajuan proses belajar mengajar, serta wawasan industri yang masih terbatas.

Melihat hal ini, dibutuhkan upaya dari pelaku industri seperti yang dilakukan PKT sebagai salah satu perusahaan yang beroperasi di wilayah Indonesia Timur. 

Lewat program beasiswa Pendidikan Vokasi Industri, PKT berkomitmen untuk memberikan kesempatan dan akses pendidikan kepada putra-putri Indonesia Timur, guna memaksimalkan daya saing dan potensi putra-putri dari Indonesia Timur sehingga mampu berkiprah di industri manufaktur nasional.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.