Kemudian disambung sambutan dari Kepala Desa Tellulimpoe.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tellulimpoe menyambut baik inisiatif mahasiswa yang ingin mengangkat potensi lokal melalui produk rajut.
“Kami berharap program ini bisa meningkatkan nilai jual kerajinan tangan warga dan membuka akses pasar yang lebih luas,” ujarnya.
• Pembuatan identitas merek dan label kemasan “Rajut Tellulimpoe”
• Desain kemasan ramah lingkungan yang menarik dan informatif
- Direktur Keamanan PT TRK Pimpin Blokade Total PSN Pomalaa, Tantang dan Maki Aparat TNI
- Mati Lampu di Gowa Dari Siang Hingga Malam, Ini Jadwal Pemadaman Bergilir Minggu 6 September
- 22.798 Penumpang Terdampak, Bandara Soetta Ditutup hingga Pukul 13.30 WIB
- Prakiraan Cuaca Sulsel Hari Ini 6 September: Waspada Angin Kencang dan Udara Panas
- Poltekpar Makassar Gandeng PUM Belanda Tingkatkan Kapasitas Mahasiswa
• Pelatihan digital marketing melalui media sosial dan marketplace lokal
• Pendampingan strategi penjualan dan analisis harga pasar
Salah satu peserta seminar, Kak Rahma, pengrajin lokal, mengaku antusias dengan program ini.
“Kami selama ini menjual produk seadanya. Kalau bisa dikemas cantik dan dipromosikan online, itu sangat membantu kami,” ujarnya.
Selain itu, Ibu Sekertaris Desa Andi Colly Poji juga memberikan sambutan yang menjelaskan tantangan yang harus dilakukan oleh mahasiswa KKN ini adalah pemerintah desa siap mendukung setiap program-program kerja yang akan dijalankan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
