Tanggapan Remaja SCBD Soal Rencana Pemindahan Lokasi Citayam Fashion Week

Tanggapan Remaja SCBD Soal Rencana Pemindahan Lokasi Citayam Fashion Week

I
R
Indah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Ahmad Riza Patria selaku Wakil Gubernur DKI Jakarta memberikan usul mengenai rencana perpindahan lokasi Citayam Fashion Week yang saat ini menjadi fenomena nasional.

Rencana perpindahan lokasi Citayam Fashion Week ini akibat dari berbagai keluhan masyarakat terkait dampak dari acara adu pamer outfit di kawasan Dukuh Atas, Jakarta.

Banyaknya parkir liar serta lalu lintas sekitar yang menjadi kacau membuat Ahmad Riza Patria berencana untuk melakukan diskusi tentang fenomena Citayam Fashion Week ini.

Lebih lanjut lagi, beberapa lokasi yang akan menjadi calon rumah baru bagi Citayam Fashion Week adalah Taman Ismail Marzuki, Sarinah, Kota Tua, dan Kemayoran.

“Saya usulkan bisa saja di Monas, Plaza Selatan tuh yang baru, bisa duduk di situ ada tribunnya. Tempatnya luas, kita diskusikan. Kedua, mau di Taman Lapangan Banteng, itu juga luas, itu juga keren,” kata Ahmad Riza Patria, dikutip dari cnnindonesia.com, Selasa 26 Juli 2022.

Baca Juga

Selain masyarakat, pihak kepolisian juga menyatakan bahwa acara Citayam Fashion Week telah melanggar peraturan lalu lintas dan angkutan jalan sebab acara tersebut dilakukan di tempat penyeberangan jalan.

Remaja SCBD turut menanggapi terkait rencana pemindahan lokasi Citayam Fashion Week. Remaja SCBD mengaku tidak keberatan atas rencana Pemprov DKI Jakarta itu.

Para remaja ini juga sadar bahwa apa yang dilakukannya di kawasan Dukuh Atas mulai membuat masyarakat yang melintas kesal.

Namun demikian, remaja ini meminta agar Pemprov DKI Jakarta juga mempertimbangkan mengenai faktor lokasi dan transportasi umum.

Mereka berharap lokasi Citayam Fashion Week akan mudah diakses oleh para remaja yang berasal dari daerah pinggiran kota Jakarta.

Berikut ini adalah pendapat remaja SCBD terkait usul perpindahan lokasi Citayam Fashion Week:

“Lebih tepat sih jadinya, terus enggak ganggu pengendara kan di sini jadinya,” ungkap Sarah (20).

“Di sini aksesnya emang dari Bojonggede kan tinggal naik KRL aja kan. Harus mempertimbangkan itu sih,” lanjut Sarah.

“Milih nongkrong di sini kan juga karena strategis nggak jauh dari mana-mana,” sambung Sarah.

“Pindahinnya misalnya ke tempat yang aman, kan ini di jalanan banget yak ngeganggu pengguna jalan juga. Setuju aja sih kalau emang dipindah nggak ke tengah jalan lagi,” ungkap Oliver (22).

“Kan suka macet gitu di sini, macet orang juga. Kalau mau ke stasiun juga jadi keganggu,” tambah Oliver.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.