Bahkan, menjadi salah satu opsi mata pencaharian alternatif di lingkup Kecamatan Towuti secara umum, dan Desa Matompi secara khusus.
Pada program ini, kami memberdayakan kelompok pemuda (termasuk penyandang disabilitas) di lingkup Kecamatan Towuti secara umum, dan desa matompi secara khusus,”tuturnya.
Pilar ekonomi lainnya, yakni Peningkatan Kapasitas Masyarakat Melalui Penerapan Inovasi/Teknologi Tepat Guna Kepada Masyarakat melalui Penanganan Hama Terpadu Introduksi Alat Teknologi Tepat Guna (TTG) Empos Tikus.
Dia menjelaskan, pada *pilar lingkungan, Perseroan melakukan upaya konservasi ekosistem laut dan pesisir yang berkelanjutan dengan melakukan perlindungan, pelestarian, pemeliharaan dan pemanfaatan fungsi Lingkungan Laut berupa Restoration and Conservation Marine Environment Malili Project.
*Pilar Lingkungan* lainnya berupa konservasi darat berbasis masyarakat. Pada program ini perseroan membantu masyarakat di Desa Tabarano, Kecamatan Wasuponda untuk *memanfaatkan lahan kritis agar lebih bermanfaat*.
- Anggota DPRD Sulsel Minta Pertamina Tindak Tegas Oknum Pemain BBM di Tengah Antrean SPBU
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi dan Pemprov Sulsel Perkuat Mitigasi Antrean BBM dan LPG di Makassar
- 25 SPBU di Makassar Kini Beroperasi 24 Jam, Pertamina Perluas Akses BBM
- Poltekpar Makassar dan Keio University Perkuat Kolaborasi Riset Mahasiswa
- RIFANA WATER Kian Diminati di Makassar dan Gowa, Siapkan Armada Delivery Kedua
Dimana masyarakat didampingi untuk melakukan pengembangan Kawasan Agrowisata Pondata dengan memanfaatkan penanaman buah nanas.
“Perseroan mengembangkan Kawasan Agrowisata Kec. Wasuponda yang sebelumnya lahan tidur mencapai 10 hektar, kemudian dimanfaatkan untuk membudidayakan nanas dengan membuat pengolah produk turunan nanas di Desa Tabarano,” jelasnya.
Nanas dipilih sebagai komoditas utama karena nanas telah menjadi ikon dari Kecamatan Wasuponda, dimana kata nama Wasuponda berasal dari bahasa dearal lokal yaitu Wasu yang berarti batu dan Ponda yang berarti Nanas yang kemudian Wasuponda diartikan oleh masyarakat di Kecamatan wasuponda adalah “Nanas yang tumbuh di atas batu.
“Mudah-mudahan program yang dijalankan saat ini dapat terus berkelanjutan, sehingga memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan mereka semakin bisa meningkatkan inovasinya pada masa-masa mendatang,” harapnya.
Penerima manfaat program Kepala Desa Tabarano, Rimal Manukallo menyampaikan rasa terima kasih pada PT Vale atas dukungan program pengembangan Kawasan agrowisata di wilayahnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
