KPI Tegur Kartun Spongebob, Netizen: Seharusnya Sinetron yang Diberi Sanksi

KPI Tegur Kartun Spongebob, Netizen: Seharusnya Sinetron yang Diberi Sanksi

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melayangkan surat teguran terhadap 14 program siaran di berbagai saluran televisi. Beberapa di antara program yang mendapat teguran yakni tayangan kartun ‘Spongebob Squarepants’.

Menurut Wakil Ketua KPI Mulyo Hadi Purnomo, sanski yang mereka berikan tersebut terhadap keempat belas program siaran televisi itu didasarkan pada penemuan pelanggaran.

“Penemuan pelanggaran sendiri didapat dari dua sumber, yakni langsung dari pemantauan KPI, serta aduan masyarakat,” kata Mulyo, dikutip dari CNN Indonesia, Senin, 16 September 2019.

“Proses dalam pengambilan keputusan ini juga tidak semata-mata dilakukan secara sepihak oleh KPI. Setelah mendapatkan bukti-bukti pelanggaran maka KPI akan mengadakan rapat pleno. Hasil dari rapat pleno itu yang nantinya akan dijadikan teguran atau sanksi kepada saluran-saluran TV yang dianggap melanggar,” sambungnya.

Mulyo juga menjelaskan bahwa yang terkena sanksi bukanlah serial Spongebob Squarepants itu sendiri, tetapi Spongebob Family Movie.

“Mohon maaf ya, mungkin publik tidak membaca secara utuh apa yang kami tuliskan berkaitan dengan penjatuhan sanksi. Itu kan Spongebob Family Movie kan nama programnya, bukan serial Spongebob-nya,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa di dalam film tersebut terdapat segmen Rabbit Invasion yang menampilkan beberapa adegan kekerasan.

“Contohnya seperti adegan memukul dengan kayu, menjatuhkan bola bowling ke kepala, dan memukulkan pot kaktus,” ungkap Mulyo.

“Jadi dalam rangka kepentingan untuk melindungi publik, hal-hal seperti itu, nuansa kekerasan itulah yang kami berikan sanksi atas adanya kekerasan itu. Jadi bukan Spongebob, bukan serial Spongebob-nya. Sekali lagi, bukan serial Spongebob-nya,” lanjutnya.

Teguran yang dilontarkan KPI terhadap Spongebob sontak menuai reaksi dari warganet. Banyak diantara netizen merasa kesal lantaran teguran kepada tayangan anak-anak tersebut dirasa mengada-ada.

Netizen pun ramai-ramai menyerukan tagar #BubarkanKPI lewat media sosial Twitter. Bahkan, tak sedikit yang mengatakan bahwa seharusnya KPI tidak memberi sanksi terhadap Spongebob yang notabene hanya sebuah kartun, melainkan terhadap sinetron.

Menanggapi kritikan dari netizen, Mulyo mengatakan, tak hanya Spongebob yang diberi sanksi karena menampilkan tindak kekerasan. Sinetron juga mendapat sanksi jika tayangan tersebut dirasa menunjukkan kekerasan, dengan sejumlah catatan khusus.

“Dalam batas-batas tertentu kami juga sebetulnya memberikan sanksi kepada sinetron, kalau itu berhubungan dengan kekerasan. Kemarin ada yang kami panggil, kami mintai klarifikasi,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.