“Atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Jeneponto menyampaikan selamat kepada semua anggota PPS telah dilantik sebagai anggota PPS, semoga dapat melaksanakan tanggungjawab yang berat dalam menyelenggarakan pemilihan di tingkat Desa dan Kelurahan,” jelas Junaedi Bakri.

Lebih lanjut, Junaedi Bakri mengatakan, pembentukan PPS itu merupakan bagian dari tahapan Pilkada dan KPU Jeneponto telah bekerja dengan baik, melalui perekrutan anggota PPS yang akan bekerja di 113 Desa dan Kelurahan se Kabupaten Jeneponto.
“Oleh karena itu, dengan dimulainya berbagai proses tahapan Pemilihan Kepala Daerah serentak secara nasional, maka peran KPU dan jajaran sebagai lembaga penyelenggara Pemilihan tersebut, diharapkan dapat berjalan optimal, khususnya dalam membangun independensi dan profesionalime dan semangat berdemokrasi bagi seluruh masyarakat untuk menyambut euphoria pesta demokrasi ini secara santun , damai dan beradab,” terang Junaedi.

Setelah kita sukses melewati Pemilu Presiden, Wakil Presiden dan anggota Legislatif, kata Junaedi, Pemilihan Kepala Daerah menjadi tugas selanjutnya untuk mewujudkan pemilihan yang terlaksana dengan tertib dan lancar.
“Pilkada ini tentunya memiliki tingkat sensitifitas yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan Pilpres dan Pileg, karena menjadi wadah pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto selaku pemimpin daerah yang akan menentukan hajat hidup orang banyak bagi warga Jeneponto,” ujarnya.
- APINDO Gandeng Pemkab Barru Promosikan Investasi dan UMKM di Rakerkonas 2026
- Strategi Human Capital Berbasis AI Antar BNI Raih Penghargaan LinkedIn
- Jelang RAKERKONAS APINDO 2026, Bulukumba Siap Tampilkan Potensi Investasi dan UMKM
- Travel Umrah Sulsel Protes Kenaikan Tiket Lion Air, Kerja Sama Dihentikan Sementara
- Atasi Stunting, Wakil Bupati Sidrap Tekankan Orang Tua Selektif dan Perhatikan Asupan Gizi Anak
Menurutnya, Pilkada juga lebih bersentuhan secara emosional dengan masyarakat, yang pada dasarnya seluruh calon Bupati dan Wakil Bupati nantinya merupakan satu kesatuan rumpun keluarga besar Bumi Turatea.
“Untuk itu, saya berharap kepada seluruh penyelenggara, mulai dari KPU, PPK, PPS, KPPS dan lenbaga Bawaslu dan jajaran untuk menegakkan azas Pemilu secara profesional dan akuntabel, sehingga pelaksanaan Pilkada selaku cermin pesta demokrasi terus semakin berkualitas,” pesan Junaedi.

Kualitas Pilkada tersebut, kata Junaedi, tentunya tidak hanya diukur dari lancarnya seluruh tahapan, akan tetapi juga dapat dilihat dari tingkat partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.
“KPU, PPK dan PPS harus mampu melakukan pemutakhiran data pemilih secara akurat. Keberhasilan penyelenggaraan pemilihan tentunya dapat dilihat dari tingkat partisipasi pemilih, untuk itu saya sangat berharap partisipasi pemilih pada Pilkada Jeneponto dapat mencapai minimal diatas 80 persen,” tegas Junaedi.
Di sisi lain, Junaedi Bakri mengatakan, masyarakat selaku komponen terbesar dalam Pilkada ini, diharapkan terhindar dari segala bentuk permasalahan yang dapat membawa dampak terhadap terjadinya perpecahan di tengah-tengah masyarakat.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
