KPU Makassar Uji Coba E-Coklit, Sebelum Digunakan Secara Nasional

Aplikasi e coklit
KPU Makassar melaksanaan uji coba E-Coklit di Kecamatan Mamajang dan Kecamatan Manggala

Terkini.id, Makassar – KPU Makassar melaksanaan uji coba E-Coklit di Kecamatan Mamajang dan Kecamatan Manggala. Tidak hanya Makassar, uji coba sistem baru ini juga dilakukan di 12 kabupaten atau kota di Sulawesi Selatan.

Aplikasi E-Coklit adalah aplikasi berbasis smartphone yang dikembangkan di KPU Makassar. Aplikasi ini membantu proses pencocokan data pemilih yang terhubung dan terkirim langsung ke server KPU. Rencananya akan digunakan secara nasional dan telah disetujui oleh KPU RI pada saat dipresentasikan di Jakarta pada bulan Maret 2020.

E-Coklit dibuat KPU Makassar untuk memudahkan petugas pemutakhiran data melakukan pendataan calon pemilih.

“Insya Allah uji coba berikutnya akan digelar nasional, sebagai pemanasan sebelum dipakai resmi oleh KPU RI di pemilihan serentak nanti,” kata Anggota KPU Makassar Endang Sari, Kamis 14 Mei 2020.

Salah satu keunggulan E-Coklit adalah data dari lapangan bisa langsung terkirim ke pusat. Kalau coklit manual alurnya panjang, dari PPDP, PPS, PPK, KPU Kabupaten/Kota, KPU Provinsi, lalu ke KPU RI.

Menarik untuk Anda:

“Sedangkan E-coklit, dari PPDP langsung ke KPU RI,”

Proses pencocokannya tetap sama, dimana pemilih didatangi oleh petugas penyelenggara pemilu. Hanya penginputannya menggunakan smartphone dan aplikasi.

“Jadi data real lapangan sampai langsung ke pusat,” ungkap Endang.

Kegiatan di tengah wabah Covid-19 ini tetap mengikuti protokol penanganan dan pencegahan pandemi. “Pakai masker, dan tentu tetap jaga jarak,”.

Anggota KPU Makassar Romy Harminto mengatakan, aplikasi yang akan digunakan masih banyak ditemukan kelemahan dan kendala dalam pemggunaannya. Bahkan belum bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

“Kita akan terus memperbaiki dan menyempurnakan aplikasi ini. Karena seperti yang kita lihat sekarang masih banyak error. Ini menjadi catatan kami dalam uji coba hari ini,” kata Romy.

Bawaslu Ikut Mengawasi

Ketua dan Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Makassar didampingi 10 Staf Sekretariat Bawaslu Kota Makassar ikut mengawasi uji coba E-Coklit yang dilakukan oleh KPU Kota Makassar.

Uji coba dilakukan di kediaman Ketua RT Kompleks Pemda Blok C No 6 RT 01 RW 12 Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala dan Kediaman Ketua RT di Jalan Kancil Utara No 64 Kelurahan Bonto Biraeng, Kecamatan Mamajang.

Tujuan uji coba ini adalah untuk melihat kekurangan dan kelebihan aplikasi E-Coklit yang akan digunakan untuk proses pemutakhiran data pemilih yang dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang direkrut oleh KPU Kota Makassar.

Ketua Bawaslu Kota Makassar Nursari mengatakan, KPU Kota Makassar harus mempunyai strategi untuk melakukan pemutakhiran data di tengah pandemi Covid-19.

Nursari juga menyindir Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Makassar yang seharusnya sudah memiliki data yang valid sehingga proses pemutakhiran data pemilih nantinya tidak membutuhkan waktu yang panjang.

“Seharusnya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sudah terupdate data kependudukannya. Sehingga pada saat pemutakhiran data pemilih bisa lebih singkat, akurat dan valid,” ujar Nursari.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Warga Makassar Senang Rahman Bando Dampingi Appi karena Pengalaman Birokrat

Pernah Menangkan NA di Pilgub, Kini Komunitas Sahabat2NA APPI Dukung Appi-Rahman

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar