Kreatif! Wedding Organizer Pakai Green Screen, Acara Pernikahan Jadi Meriah

Terkini.id, Jakarta – Masa pandemi corona membuat sejumlah usaha event organizer, termasuk wedding organizer hingga dekorasi pernikahan terpukul.

Tapi, kreativitas harus terus berjalan. Di sektor wedding organizer, muncullah sebuah ide yang baru: mengubah dinding-dinding studio menjadi green screen, untuk menjadi lokasi pernikahan.

Ide tersebut dimunculkan oleh seorang cinematografer @goenrock melalui akun Twitternya pada Senin 11 Mei 2020.

Akun tersebut merekam ulang dari salah satu wedding organizer di Yogyakarta, Alleya Wedding Center.

Bagaimana konsep dan peluangnya? Goen mengungkapkan konsep green screen itu disiapkan untuk mereka yang tidak bisa lagi menunda pesta pernikahannya.

Baca juga:

Sehingga, mereka cukup datang ke studio, lalu background diubah menjadi lebih menarik lalu kegiatan pernikahan tersebut disiarkan secara livestreaming.

“Virtual wedding di Jogja. Resepsi dan shooting di studio dengan dikelilingi green screen. Background langsung di-replace live dan di-streamingkan,” tulis @goenrock.

Videonya pun viral. Namun, rupanya itu cuma dummy (design model) yang digagas oleh perusahaan yang bergerak di bidang kreatif di Yogyakarta, GM Production.

“Dua atau tiga minggu yang lalu kita ditantang untuk kasih ide kreatif untuk bangkitin industri kreatif di tengah pandemi corona. Salah satunya adalah virtual wedding,” ujar Direktur GM Production, Yurry Apreto Selasa 12 Mei 2020 seperti dikutip dari kumparan.

Yurry mengklaim sebagai pencetus pertama konsep wedding tersebut. Ia kemudian menawarkan ide tersebut kepada sejumlah wedding organizer serta talent seperti MC hingga kru lainnya tersebut.

“Subhanallah, temen-teman bergerak semuanya, lalu dummy-nya kita buat,” lanjutnya.

Ia dan timnya kemudian menyulap kantornya menjadi studio syuting yang ditutup dengan green screen. Peralatan untuk live streaming, LED, dan kebutuhan lainnya sudah disiapkan.

Selama proses syuting, lanjut Yurry, semua kru dan talent menggunakan masker dan sejumlah protokol kesehatan COVID-19. Proses syuting tersebut memakan waktu 2,5 jam.

“[Tantangannya] kita berusaha menghadirkan khidmat, momen yang emosional dari resepsi. Alhamudilah dapet. Kemarin kita coba amazing,” tambah Yurry.

Ia berharap, konsep virtual wedding ini bisa menggerakkan roda industri kreatif di tengah pandemi corona. Semenjak COVID-19 mewabah, jasa wedding semakin lesu.

“Rencananya konsep ini bisa kerja sama dengan temen-temen catering. Calon pengantin bisa kasih daftar tamu dan alamatnya. Lalu kerja sama dengan transportasi untuk dikirim,” ujarnya.

Ia mengaku, target pasar dari virtual wedding ini adalah bagi pasangan yang tak bisa lagi mengundurkan tanggal ijab qabul karena pandemi corona.

Komentar

Rekomendasi

Di Tengah Pandemi, Para Istri Ojol Berlatih Menjahit Masker

Hari Kartini: Dari dan untuk Perempuan Tangguh

Tiga Cara Unik Sutrayanti dalam Menghadapi Pandemi Covid-19

Lewat Karya dan Kerja Nyata, Cara Andi Oci Alepuddin Maknai Perjuangan Kartini

Hari Perempuan Internasional, Ini Para Single Mother yang Sukses Mandiri dengan Memanfaatkan Teknologi

Menyentuh, Calon Dokter Cerita Kisahnya Dibesarkan oleh Ayah Down Syndrome

Kisah Sukses Pengusaha Kuliner Hits Geprek Bensu

Bocah Miskin Dibalik Kesuksesan Kedai Kopi Starbucks

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar