Larang Warga Mudik Lebaran, Jokowi Tegaskan Keselamatan Rakyat adalah Hukum Tertinggi

Jokowi
Presiden Jokowi. (Foto: Indopolitika)

Terkini.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah menyiapkan peraturan terkait larangan mudik Lebaran untuk mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19 di Indonesia.

Hal itu diungkapkan Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman. Ia mengatakan bahwa larangan dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres) dan Instruksi Presiden (Inpres) tersebut akan segera dirilis dalam waktu dekat.

“Pemerintah menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) dan Instruksi Presiden (Inpres) sebagai dasar hukum pengaturan mudik lebaran Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah untuk mencegah persebaran COVID-19,” kata Fadjroel dalam keterangan tertulis, Senin, 30 Maret 2020.

Presiden Jokowi, kata Fadjroel, meminta semua elemen masyarakat tetap fokus pada pencegahan meluasnya COVID-19 dengan mengurangi mobilitas antar daerah.

“Kebijakan tentang mudik adalah untuk memutus mata rantai persebaran virus Corona,” terangnya.

Baca juga:

Sementara bagi masyarakat yang terlanjur mudik, Jokowi meminta agar meningkatkan pengawasan dan protokol kesehatan, tetapi tidak melakukan screening secara berlebihan.

“Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa keselamatan rakyat merupakan hal utama yang diupayakan pemerintah di tengah pandemi COVID-19. Artinya, keselamatan rakyat ialah hukum tertinggi,” ujar Fadjroel.

Presiden, lanjut Fadjroel, menekankan pentingnya adanya bentukan peraturan tersebut ketimbang hanya sekedar imbauan.

“Sebab, angka mudik pada tahun 2019 sangat besar. Arus mudik pada tahun 2019 lalu menyebabkan pergerakan manusia hingga 19,5 juta,” ujarnya.

Presiden khawatir pergerakan orang sebanyak itu justru mengakibatkan penyebaran Covid-19 di Indonesia semakin luas.

Oleh karena itu, Jokowi menekankan bahwa pemerintah kini berfokus untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan membatasi pergerakan masyarakat.

Komentar

Rekomendasi

Kabur dari RS, Pasien Corona Ini Mengaku Sering Diganggu Makhluk Halus Tiap Malam

Alasan Aktor Dwi Sasono Konsumsi Narkoba, Isi Waktu Kosong Selama Pandemi Covid-19

Ditilang Polisi Gegara Diduga Mabuk, Pemuda Ini Malah Tuduh Motornya yang Salah

Kritik Penangkapan Ruslan Buton, Refly Harun: Tidak Ada Salahnya Meminta Presiden Mundur

Batalyon A Pelopor Brimob Berbagi Sembako di Hari Lahir Pancasila

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar