Letjen Dudung Ajak Prajuritnya Tak Fanatik Soal Agama, BPIP Sepakat!

Terkini.id, JakartaLetjen TNI Dudung Abdurrachman selaku Panglima Komandi Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) mengajak para prajuritnya untuk tidak terlalu fanatik terhadap agama.

“Bijaklah dalam bermain media sosial sesuai dengan aturan yang berlaku bagi prajurit. Hindari fanatik yang berlebihan terhadap suatu agama. Karena semua agama itu benar di mata Tuhan,” kata Dudung, dikutip terkini.id via detikcom dari keterangan pers Penerangan Kostrad.

Selain itu, ia juga mengingatkan prajuritnya untuk selalu bersyukur atas segala kondisi, terkhusus dalam situasi pandemi COVID-19.

Baca Juga: Bela Dudung, Anggota DPR: Prajurit Diminta Jadi Bagian Pemelihara Kerukunan...

“Sebagai prajurit, kita harus bersyukur dengan kondisi keluarga saat ini masih diberikan kesehatan, bersyukurlah mempunyai istri apa pun bentuknya, karena itu semua adalah pilihan kita,” jelasnya.

Atas sikap Dudung, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menilai bahwa sikap inklusif seperti ini perlu dimiliki oleh setiap pemimpin Indonesia di berbagai level.

Baca Juga: Wakil Sekjen MUI: Bersikap dan Berpikir Toleran Adalah Harga Mati

“Pemimpin Indonesia harus seperti itu,” kata Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP, Antonius Benny Susetyo, kepada wartawan, Selasa, 14 September 2021.

Ia menilai bahwa perwirat tinggi tersebut memiliki sikap inklusif dalam beragama. Adapun menruut Benny, istilah inklusif bisa melampaui kata toleransi.

Menurutnya, dalam beragama semua warga Indonesia harus menghargai perbedaan karena warga Indonesia bersaudara.

Baca Juga: Sekjen PBNU Bela Letjen Dudung Soal ‘Semua Agama Benar’, Ini...

“Dudung hanya menyatakan bahwa beragama di Indonesia harus inklusif, meski beda keyakinan tapi kita bisa hidup bersama. Ini sejalan dengan yang selalu dikatakan Menteri Agama, yakni soal moderasi beragama di Indonesia,” ungkap Benny.

Bagikan