Masuk

KSAD Jend Dudung Abdurachman Serahkan Kepada TGIPF Soal Adanya Anggota TNI Tendang Aremania Saat Tragedi Kanjuruhan

Komentar

Terkini.Id, Bandung – Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal menyerahkan sepenuhnya kepada tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF) soal adanya anggota TNI yang menendang Aremania atau pendukung tim Arema FC saat tragedi Kanjuruhan terjadi.

KSAD Dudung janji akan menindak tegas kekerasan yang terjadi saat tragedi Kanjuruhan.

Terutama aksi anggota TNI yang menendang Aremania di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Baca Juga: Imbas Tragedi Kanjuruhan, Gilang ‘Juragan 99’ Putuskan Mundur Dari Jabatan

Dudung menyebutkan pada kasus ini akan diusut tuntas melalui proses hukum yang berlaku.

Nantinya pengusutan ini akan menyesuaikan dengan hasil Tim Gabungan Independen Pencari Fakta.

Menurut Dudung kekerasan yang dilakukan oleh anggota TNI itu kemungkinan bukan tanpa sebab.

Baca Juga: Mahfud MD: Saya Tak Peduli Seberapa Besar Kandungan Kimia Gas Air Mata yang Mematikan, Tidak Penting!

Meski demikian Dudung masih menunggu proses yang dilakukan TGIPF.

“Kita menunggu tim dari TGIPF, kita tunggu dari Kepolisian juga menyerahkan kepada TGIPF untuk mencari sebenarnya yang terjadi apa,” kata Dudung di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu, Rabu, 5 Oktober 2022, dilansir tempo.co.

Kekerasan yang diduga dilakukan oleh TNI itu terekam dalam video yang tersebar di media sosial.

Kekerasan terjadi ketika  turun ke lapangan dari area tribun setelah timnya kalah 2-3 oleh Persebaya Surabaya di stadion Kanjuruhan, Malang, pada lanjutan Liga 1.

Baca Juga: TGIPF Sebut PSSI Tidak Pernah Beri Tahu Polisi Soal Aturan FIFA Terkait Larangan Penggunaan Gas Air Mata

Dudung berujar banyak juga anggota TNI  yang turut membantu menyelamatkan para Aremania ketika tragedi kerusuhan itu terjadi.

“Tentunya kita melihat banyak prajurit kita yang menolong masyarakat dari mulai lapangan sampai ke kendaraan ambulans, bahkan sekarang juga di rumah sakit kita juga yang menolong,” ujar dia.

Usai melakukan kegiatan di Stadion Siliwangi, Dudung mengaku segera berangkat ke Malang untuk melihat kondisi korban tragedi Kanjuruhan.

Dia pun bakal menemui para anggota TNI di Malang yang sempat memberi bantuan kepada para korban.

“Sore ini saya akan berangkat ke Malang, saya akan melihat masyarakat yang terluka kemudian saya juga akan berbelasungkawa kepada masyarakat yang meninggal,” ujar .

Hingga berita ini ditayangkan, belum ditemukan tanggapan dari tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF) terkait pernyataan yang dilontarkan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Dudung Abduracman soal adanya anggota TNI yang melakukan kekerasan dalam hal ini menendang Aremania saat tragedi Kanjuruhan.