Masuk

Liverpool Kalah dari Manchester United, Legenda Liverpool Soroti Virgil Van Dijk

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Liverpool mengalami kekalahan dari Manchester United dengan skor 2-1 dalam lanjutan liga Premier Inggris pekan ke 3. Laga yang bertajuk Derby of England ini berlangsung pada Selasa 23 Agustus 2022 dini hari WIB.

Tercatat rapuhnya lini pertahanan Liverpool mengakibatkan Manchester United mampu melepas 13 tembakan dengan lima tembakan mengarah ke gawang.

Dalam pertandingan ini pemain bertahan Liverpool asal Belanda, Virgil Van Dijk menjadi sorotan utama karena seolah kehilangan agresivitasnya.

Baca Juga: Van Dijk Beri Nasihat Terkait Masa Depan Cody Gakpo!

Dikutip dari WhoScored, Van Dijk tak mencatatkan sama sekali tekel sukses dan hanya membuat dua sapuan serta tiga intersep dalam laga ini.

Gol pembuka Manchester United yang diciptakan oleh Sancho menjadi bukti akan hal tersebut. Van Dijk terlihat tak memiliki upaya untuk menutup Sancho yang akan melepaskan tendangan.

Legenda Liverpool Carragher bahkan mengatakan pemain asal Belanda tersebut bek pemalas.

Baca Juga: Setelah ‘Dipecat’ MU, Ronaldo Bakal Main di Liga Arab Saudi?

Virgil Van Dijk sebagai seorang bek tengah tidak diragukan lagi memiliki kemampuan 10 per 10 untuk banyak hal,” kata Carragher dikutip dari Sky Sports.

“Tetapi, satu-satunya hal yang saya sering pertanyakan adalah dia seperti malas untuk menjatuhkan dirinya ke tanah, kapan anda melihatnya mau jatuh atau menghalau bola?” kata Carragher.

“Saya tahu Anda tidak pernah melihat dia di tanah dan merupakan kekuatan bagi seorang bek, jika seorang bek selalu menjatuhkan diri ke tanah, itu bukan pertanda bagus. Tapi, ketika Anda adalah bek jempolan, Anda harus menjatuhkan diri untuk mengadang bola.” ungkap Carragher.

“Pada situasi gol Sancho, dia benar-benar hanya berdiri diam, yang mungkin membuat [James] Milner marah. Situasinya mungkin berbeda jika dia mau menjatuhkan dirinya ke tanah.” kata Carragher

Baca Juga: Pemilik Manchester United Pertimbangkan Untuk Jual Klub!

Carragher juga menilai bahwa Van Dijk kurang agresif sebagai seorang bek, tak cukup sampai di situ, ia juga melihat ke belakang bagaimana penampilan pemain asal Belanda itu pada saat final Liga Champions musim lalu melawan Real Madrid.

Saat itu, Van Dijk hanya berdiri dan tidak berupaya mengadang arah bola sepakan Federico Valverde, yang berujung pada gol semata wayang Vinicius Junior.

“Dia memiliki postur yang besar tapi cara dia berdiri ketika menghalau bola terkadang seperti pemain yang kecil,” imbuhnya.

“Di final Liga Champions kemarin, saya ingat dia hanya menyodorkan kakinya saat Valverde menendang. Dia perlu lebih agresif lagi. Dia harus mau menjatuhkan dirinya ke tanah. Dia tidak hanya bisa berdiri diam di sana.” ucap Carragher.