Mahasiswa Polbangtan Manfaatkan Masa LFH untuk Bantu Petani Tingkatkan Kualitas Semangka

Mahasiswa Polbangtan Gowa Bantu Petani Semangka

Dalam rangka mengimplementasikan ilmu yang dimiliki mahasiswa di bidang pertanian dan memecahkan permasalahan petani dalam kegiatan usaha tani dalam masa darurat pandemi Corona Virus Disease (COVID-19). Politeknik Pembangungan Pertanian Gowa melaksanakan pendampingan di tengah pandemi wabah ini guna sebagai sarana proses belajar dan mahasiswa dapat lebih terampil dalam dunia pertanian dan peternakan.

Salah satu mahasiswa Polbangtan yakni Syamsinar S, melakukan kegiatan pendampingan dengan membantu petani melakukan penyemprotan dalam mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman semangka yang dibudidayakan oleh petani di Tanete, Desa Bontosunggu, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa pada hari Rabu, 14 Mei 2020. Kegiatan pendampingan ini dihadiri oleh anggota kelompok tani Tanete II yakni Bapak Arifin Dg. Tawang. 

Kegiatan ini dilakukan kurang lebih 3 minggu setelah tanam dikarenakan ada beberapa jenis hama yang menyerang tanaman semangka terutama pada bagian daun dan bunga sehinga perlu adanya pengendalian sehingga dapat mengurangi intensitas penyerangannya dan menghindari adanya kerugian, yaitu dengan melakukan penyemprotan insektisida.

Hama oteng-oteng (Aulocophora femoralis Motschulsk) atau disebut juga kumbang daun yang menimbulkan luka pada daun berbentuk lingkaran. Hama ini sering menyerang semangka pada musim kering (kemarau) dengan memakan bagian atas dan bawah daun. Pada awal serangan terdapat bercak-bercak tembus cahaya pada daun, tetapi pada serangan lebih lanjut hanya tinggal tulang-tulang daun saja dan aktif pada malam hari (UNI).

Pengendalian hama ini dengan cara penyemprotan bahan kimia ini agak berbeda, Bapak Arifin mencampurkan insektisida, fungisida dan pupuk daun, bunga dan buah dalam satu tangki pompa gunanya untuk menghemat tenaga dan air. Adapun bahan kimia yang digunakan yaitu insektisida cronhus sebagai pengendali hama, seprin sebagai pupuk daun, bunga dan buah, serta fungisida Manzate sebagai pembasmi penyakit pada tanaman semangka” Pungkas Syamsinar.

Baca juga:

Kualitas semangka terutama gizi yang dikandung ditentukan oleh perawatan selama proses pertanaman. Kami sebagai mahasiswa juga ikut memelihara dan menjaga tanaman yang ada disini sebagai salah satu tanggungjwab kami selama ditugaskan untuk melakukan pendampingan kepada petani. ujar Syamsinar.

Selama Ramadhan ini, permintaan akan buah semangka cukup tinggi karena merupakan favorit masyarakat ketika menyediakan takjil berbuka puasa. Kandungan vitamin yang tinggi juga diyakini dapat meningkatkan stamina dan imun tubuh, dan itu sangat berpengaruh pada tubuh manusia dalam masa pandemic Covid-19 ini, tambahnya.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, sektor pertanian menjadi harapan dan tulang punggung di tengah upaya pemerintah menanggulangi wabah coronavirus disease 2019 ( Covid-19). “Tanggung jawab penyediaan pangan bagi 267 juta penduduk Indonesia merupakan spirit bagi keluarga besar Kementerian Pertanian ( Kementan) dan semua pelaku pembangunan pertanian,” ujar Mentan SYL.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi pun menambahkan, petani juga merupakan pejuang untuk melawan Covid-19. Hal itu karena dengan panen, sambung dia, maka pangan akan selalu ada sebagai imunitas utama untuk melawan Covid-19. Menurut Dedi, pangan memegang peran yang sangat penting, yaitu hidup matinya suatu bangsa. (UNY)

Komentar

Rekomendasi

STIE Nobel Indonesia Bakal Gelar Serial Webinar Kewirausahaan

Masa LFH dimanfaatkan Mahasiswa Polbangtan bersama Petani Laksanakan Kegiatan “Mangubbu Padi”

Mahasiswa Polbangtan Manfaatkan Kegiatan Pendampingan Petani untuk Mengasah Keterampilan dan Keahlian Lapangan

Dukung Percepatan Tanam, Seluruh Mahasiswa Polbangtan Gowa Ikut Mengawal Poktan Sekitar Tempat Tinggal Mereka

Prof Hamdan Juhannis Penceramah Halal Bihalal Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar